Cimahi Berangkatkan 441 Jemaah, Pemerintah Tegaskan Indikator Kesejahteraan Meningkat

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI — Pemerintah Kota Cimahi secara resmi memberangkatkan 441 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter 7 pada musim haji 1447 H/2026 M, Minggu (26/04/2026).

Pelepasan dipimpin langsung oleh Ngatiyana, yang menegaskan bahwa peningkatan jumlah jemaah bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata membaiknya kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Dalam keterangannya, Ngatiyana menyebutkan bahwa total kuota haji Kota Cimahi tahun ini mencapai 575 orang. Dari jumlah tersebut, 441 jemaah telah diberangkatkan pada gelombang pertama, sementara sisanya dijadwalkan menyusul pada 7 Mei 2026.

“Peningkatan jumlah calon jemaah haji ini bukan kebetulan. Ini indikator kuat bahwa daya beli masyarakat meningkat dan kesejahteraan warga Cimahi semakin membaik. Tidak semua daerah mengalami tren positif seperti ini,” tegas Ngatiyana.

Ia juga menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya soal kemampuan finansial, tetapi juga kesiapan spiritual. Karena itu, para jemaah diminta menjaga kesehatan dan memanfaatkan kesempatan ibadah dengan maksimal selama berada di Tanah Suci.

“Berangkat dengan niat yang lurus, jaga kondisi fisik, dan pulang dalam keadaan selamat serta meraih predikat haji mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

Lebih jauh, Ngatiyana menilai tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji memperkuat identitas Cimahi sebagai kota yang religius. Menurutnya, hal ini menunjukkan kesadaran keagamaan warga yang terus tumbuh seiring peningkatan taraf hidup.

“Ini bukan hanya soal ibadah individu, tetapi juga menunjukkan karakter masyarakat Cimahi yang taat dan memiliki komitmen kuat terhadap rukun Islam,” tambahnya.

Pemerintah Kota Cimahi, bersama Kementerian Agama Republik Indonesia dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), memastikan kesiapan layanan bagi seluruh jemaah, mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

Ngatiyana menutup dengan menegaskan komitmen pelayanan pemerintah kepada para jemaah.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal. Jemaah fokus beribadah, kami pastikan dukungan maksimal. Ini bagian dari kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas dalam melayani tamu Allah,” pungkasnya. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *