Launching PPM 2026, Ngatiyana Tegaskan Pembangunan Harus Berbasis Partisipasi Warga

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi resmi meluncurkan Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan serta Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tingkat Kecamatan Cimahi Selatan Tahun 2026. Peluncuran program tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Letkol Purn. Ngatiyana, di Lapangan RW 02 Kelurahan Cibeber, Rabu (10/6/2026).

Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa PPM merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Cimahi yang dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis kewilayahan sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

“Program ini diselenggarakan untuk memperkuat pembangunan berbasis kewilayahan dan partisipasi masyarakat dari lingkungan terkecil, yakni lingkup RW dan masyarakat itu sendiri,” ujar Ngatiyana.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran serta masyarakat sebagai pelaku utama. Karena itu, melalui PPM, warga diberikan ruang untuk terlibat mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pemeliharaan hasil pembangunan.

“Program ini hadir untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak utama pembangunan di lingkungannya,” tegasnya.

Pada Tahun Anggaran 2026, Kecamatan Cimahi Selatan mendapatkan alokasi dana PPM yang akan dikelola oleh 115 Kelompok Masyarakat (Pokmas). Seluruh kegiatan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat, kader, pemuda hingga warga setempat.

Ngatiyana menilai pola swakelola tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dilakukan.

Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk camat, lurah, pendamping program dan konsultan pengawas untuk melakukan pembinaan serta pengawasan secara intensif agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.

“Saya minta seluruh kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat administrasi. Keberhasilan PPM bukan hanya keberhasilan pemerintah, tetapi juga keberhasilan masyarakat Kota Cimahi,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Ngatiyana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Mari kita laksanakan program ini dengan asas dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk kemaslahatan masyarakat. Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan PPM 2026, Pemerintah Kota Cimahi berharap pembangunan di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui partisipasi dan pemberdayaan warga secara berkelanjutan. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *