Teropong Indonesia, KOTA ClMAHI – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi resmi memberangkatkan 15 armada bus dalam program Mudik Hepi 2026. Sebanyak 720 pemudik diberangkatkan langsung dari halaman Pemkot Cimahi, Rabu (18/3/2026).
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira, didampingi Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra dan Ketua DPRD Cimahi Wahyu Widyatmoko.
Adhitia mengatakan, program mudik gratis ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus mengalami peningkatan kuota setiap tahunnya.
“Alhamdulillah Cimahi tahun ini berhasil memberangkatkan 720 peserta mudik gratis. Ini menjadi yang terbanyak se-Bandung Raya, dengan total 15 bus,” ujar Adhitia.
Ia menjelaskan, program ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan selama arus mudik, terutama bagi masyarakat yang biasanya menggunakan sepeda motor.
“Dengan adanya mudik gratis ini, diharapkan bisa meminimalisir pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua. Semoga perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan, serta kembali lagi ke Cimahi dengan selamat,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, Mudik Hepi 2026 melayani dua rute utama, yakni jalur utara dan selatan. Untuk rute utara, bus akan menuju Semarang, sementara rute selatan melintasi Yogyakarta hingga Solo.
“Untuk rute selatan sampai ke Solo melalui Yogyakarta,” jelasnya.
Adhitia juga menyebut, ke depan pihaknya akan membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Saat ini, beberapa pihak sudah turut berkontribusi, seperti Polres Cimahi yang menyediakan dua unit bus, serta Paguyuban Kebumen yang juga menggelar mudik gratis.
“Kalau ditotal, kemungkinan lebih dari 20 bus dan lebih dari 1.000 pemudik yang difasilitasi di Kota Cimahi,” tambahnya.
Ia pun berpesan kepada para pemudik agar menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan selama perjalanan.
“Yang pertama jaga kesehatan, karena biasanya setelah mudik ada peningkatan pasien di puskesmas. Kedua, jaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan,” pesannya.
Terkait potensi dampak arus balik, Pemkot Cimahi akan melakukan pemantauan dan evaluasi berdasarkan data kependudukan yang ada.
“Nanti kita lihat trennya setelah arus mudik dan balik selesai, termasuk dari sisi data kependudukan,” tandasnya. (Gani Abdul Rahman)





