Berita  

Trotoar Diduga Jadi Lahan Parkir, Aktivitas Cafe District di Jalan Veteran Kota Sukabumi Dikeluhkan Warga

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Keberadaan Cafe District yang berada di Jalan Veteran, Kota Sukabumi, mendapat sorotan dari warga sekitar. Pasalnya, aktivitas parkir pengunjung diduga menggunakan area trotoar serta sebagian bahu jalan.

Kondisi tersebut dikeluhkan karena dinilai mengganggu hak pejalan kaki sekaligus berpotensi menyebabkan perlambatan arus lalu lintas, terutama ketika jumlah pengunjung meningkat.

Seorang warga sekitar, Lukman (52), mengatakan penggunaan trotoar sebagai tempat parkir membuat pejalan kaki kesulitan mendapatkan ruang yang aman untuk melintas.

“Kalau menurut saya mengganggu, karena trotoar dipakai untuk parkir. Orang yang jalan kaki takut tertabrak. Trotoar itu kan habis sama parkiran, jadi orang yang jalan terpaksa ke tengah jalan,” ujar Lukman.

Menurutnya, persoalan tersebut semakin terasa ketika jumlah kendaraan yang parkir bertambah. Kondisi itu membuat fungsi trotoar sebagai fasilitas bagi pejalan kaki menjadi tidak maksimal.

“Kasihan, tidak ada fasilitas buat jalan karena habis sama parkiran. Ini kan hak pengguna jalan kaki,” katanya.

Selain trotoar, Lukman juga menyoroti kendaraan yang parkir di bahu jalan. Menurutnya, kendaraan yang memadati sisi jalan dapat menghambat arus lalu lintas dan akses menuju sejumlah tempat usaha maupun penginapan di sekitar lokasi.

“Di bahu jalan ini juga hampir separuh digunakan untuk parkir. Jadi bikin macet. Kalau banyak kendaraan, akses menuju hotel juga bisa tertutup,” ungkapnya.

Ia menyebut kondisi tersebut biasanya semakin terlihat pada malam akhir pekan atau ketika Cafe District menggelar acara dengan jumlah pengunjung yang lebih banyak.

“Kalau malam minggu, apalagi ada acara seperti ulang tahun, kendaraan semakin banyak. Yang mau ke hotel bisa tertutup, yang mau ke bengkel juga kadang terhalang jalannya,” tutur Lukman.

Warga berharap pengelola usaha maupun pihak terkait dapat memperhatikan persoalan tersebut, khususnya terkait penggunaan trotoar dan bahu jalan, agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengganggu hak pejalan kaki serta kelancaran lalu lintas.

Hingga berita ini ditulis, diperlukan keterangan dari pihak pengelola Cafe District dan instansi terkait untuk mendapatkan penjelasan mengenai pengaturan parkir serta penggunaan trotoar dan bahu jalan di lokasi tersebut. (fal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *