TEROPONG INDONESIA-, Pergantian pimpinan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Garut, dan Kuningan resmi ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung di Gedung Sarana Penunjang Kemenag Kabupaten Sumedang, Senin (31/8/2026).
Tiga pejabat yang menerima amanah baru tersebut yakni H. Ahmad Handiman Romdony sebagai Kepala Kemenag Sumedang, H. Hamzah Rukmana sebagai Kepala Kemenag Garut, dan Dr. H. Saepulloh sebagai Kepala Kemenag Kuningan.
Kasubag Tata Usaha Kemenag Sumedang, Mochmad Ikbal, menyebut sertijab memiliki makna lebih luas daripada sekadar pergantian posisi dalam struktur birokrasi.
“Atas nama tuan rumah, kami mengucapkan selamat datang di Sumedang. Sertijab ini bukan sekadar proses administratif kedinasan biasa, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan amanah,” kata Ikbal.
Ikbal sendiri merupakan pejabat yang baru berpindah tugas dari Kemenag Bandung Barat ke Sumedang. Ia menilai rotasi dan pergeseran jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika aparatur sipil negara, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Pergeseran tersebut menyusul setelah pelantikan puluhan pejabat oleh Kemenag Jawa Barat pada 19 Agustus 2026.
Menurut Ikbal, pergantian jabatan tidak seharusnya hanya dilihat dari siapa yang datang dan siapa yang pergi. Lebih jauh, setiap perpindahan harus menjadi momentum untuk membawa semangat, pengalaman, dan kualitas pengabdian ke tempat yang baru.
Ia mengakui, meninggalkan lingkungan kerja lama bukan perkara mudah.
“Pertemuan dan perpisahan adalah sunatullah. Kadang melepas itu berat, tetapi bisa jadi perpisahan adalah tanda peningkatan derajat serta jalan baru yang disiapkan Allah,” ujarnya.
Ikbal juga menyampaikan pesan penting kepada para pejabat dan jajaran aparatur agar tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan akhir.
“Manusia hanya titipan, jabatan hanya amanah. Ketika tiba saatnya berpisah, yang kita bawa bukan jabatan, melainkan doa, kenangan baik, dan jejak pengabdian,” pungkasnya.
Dengan bergantinya tiga nakhoda tersebut, jajaran Kemenag Sumedang, Garut, dan Kuningan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.








