Paguyuban Wartawan Batujajar Dikukuhkan, Camat: Jadikan Rumah Bersama dan Berikan Manfaat untuk Masyarakat

TEROPONG INDONESIA,KBB– Paguyuban Wartawan Batujajar resmi dilantik dan dikukuhkan di Kantor Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Batujajar Andi M Hikmat, Kapolsek Batujajar, Danramil Batujajar, perwakilan kepala desa yang diwakili Ketua Apdesi, organisasi kepemudaan (OKP), tokoh masyarakat, BPD hingga sejumlah kepala sekolah.

Ketua Paguyuban Wartawan Batujajar, Cecep Rusnandar, C.Fls., C.Pm., mengatakan pembentukan paguyuban tersebut menjadi upaya memperkuat peran pers sekaligus meningkatkan silaturahmi dan solidaritas antara insan pers dengan berbagai instansi.

Menurutnya, paguyuban juga diharapkan menjadi wadah komunikasi yang baik dengan tetap menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Kapolsek Batujajar menyambut positif terbentuknya Paguyuban Wartawan Batujajar. Ia menilai paguyuban dapat menjadi wadah komunikasi sekaligus ajang silaturahmi antara wartawan dengan berbagai unsur di wilayah Batujajar.

“Ini menjadi wadah komunikasi dan ajang silaturahmi, bukan untuk memilah-milah. Mudah-mudahan paguyuban ini bisa memberikan manfaat untuk kemajuan wilayah Batujajar,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Batujajar Didin Suhendar mengapresiasi terbentuknya Paguyuban Wartawan Batujajar.

Menurutnya, keberadaan paguyuban tersebut dapat menjadi barometer bagi kecamatan lain dalam membangun hubungan yang baik antara media, pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap silaturahmi dan diskusi bersama antara media dengan berbagai pihak terus dibangun. Koordinasi yang baik dinilai penting untuk menjaga situasi wilayah Batujajar tetap kondusif.

“Kita berharap dibangun rasa silaturahmi dan diskusi bersama antara media. Dengan koordinasi yang baik, tentunya akan lebih kondusif di wilayah Batujajar,” katanya.

Camat Batujajar Andi M Hikmat mengatakan, insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan benar kepada masyarakat, sekaligus mengawal pembangunan di wilayah Batujajar.

Ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik yang disampaikan pers. Menurutnya, kritik dari media dapat menjadi bahan evaluasi agar pemerintah semakin terbuka dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Silakan kawal pemerintah. Kritik itu menjadikan pemerintah terbuka. Namun, pemberitaan harus berimbang agar suasana tetap kondusif dan kepentingan masyarakat menjadi yang utama,” katanya.

Andi juga berharap Paguyuban Wartawan Batujajar tidak hanya memberitakan persoalan pemerintahan, tetapi turut mengangkat berbagai potensi dan prestasi yang ada di wilayah tersebut.
Di antaranya potensi wisata Batujajar, prestasi para atlet, serta keberhasilan desa-desa di wilayah Kecamatan Batujajar yang dinilai layak diketahui masyarakat luas.

“Satu berita harus memberikan manfaat yang besar. Jangan sampai satu berita justru menjadi sesuatu yang jelek. Mari kita bersinergi antara insan pers, masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.

Ia pun berharap Paguyuban Wartawan Batujajar dapat menjadi rumah bersama bagi para wartawan untuk membangun komunikasi, menyatukan perbedaan melalui diskusi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jadikan paguyuban ini sebagai rumah bersama dan memberikan manfaat untuk masyarakat. Kalau ada perbedaan, mari duduk bersama. Intinya solid,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *