Diteriaki “Turun!” dan Disebut “Gede Wadul”, Ketua DPRD KBB Diminta Mundur

TEROPONG INDONESIA,KBB– Aksi Gerakan Organisasi Masyarakat Bandung Barat Bersatu (GOBBB) di Kompleks Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Senin (7/9/2026), memanas saat Ketua DPRD KBB Muhammad Mahdi tiba di lokasi.

Mahdi mencoba menemui massa dari atas mobil komando setelah Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail berdialog dengan pendemo. Namun, kedatangannya disambut teriakan “turun” dan desakan mundur. Massa juga menyebutnya “Gede Wadul”.

Karena terus diteriaki, Mahdi akhirnya turun dari mobil komando. Ia menyatakan menerima tuntutan mundur, tetapi menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kewenangan partai melalui mekanisme evaluasi internal.

“Saya terima tuntutannya. Namun yang berwenang mengatur dan menentukan bukanlah di sini, melainkan ranah partai politik masing-masing,” jelas Mahdi.

Mahdi juga mengaku belum mengetahui alasan dirinya dituntut mundur.

“Saya pun belum tahu pasti alasannya kenapa diminta mundur begitu saja,” ucapnya.

Selain mendesak Mahdi mundur, GOBBB menuntut Bupati mencopot Sekda, Kepala BKAD, dan Sekpri Bupati. Massa juga meminta evaluasi seluruh kepala OPD, penambahan insentif RT/RW, audit rotasi dan mutasi ASN, serta penguatan pengawasan DPRD.

Tuntutan tersebut masih menunggu respons dan tindak lanjut Pemkab Bandung Barat serta DPRD KBB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *