TEROPONG INDONESIA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi melaksanakan bakti sosial kesehatan secara serentak di wilayah hukumnya.
Kegiatan kemanusiaan ini menyasar sekitar 350 peserta yang berasal dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyajikan layanan pengobatan umum, operasi katarak, bedah bibir sumbing, hingga khitanan massal secara cuma-cuma tanpa pungutan biaya sepeser pun.
Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gelaran nasional yang digelar bersamaan di seluruh Indonesia berdasarkan arahan langsung Panglima TNI.
Dalam pelaksanaannya di wilayah Siliwangi, titik layanan tersebar di empat wilayah utama, Serang, Bogor, Garut, dan Cirebon.
Khusus untuk wilayah Cimahi dan sekitarnya, antusiasme warga terlihat sangat tinggi mulai dari tahap pendaftaran hingga pemeriksaan medis.
“Kegiatan hari ini adalah kegiatan serempak bakti sosial yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia,” kata Kosasih saat ditemui di Rumah Sakit Dustira Cimahi, Minggu (20/9/2026).
“Tadi kita sudah vicon dengan Pak Panglima TNI kegiatan-kegiatan yang khususnya dilakukan pada hari ini, yakni baksos untuk pengobatan massal, kemudian operasi katarak, operasi bibir sumbing, kemudian khitanan massal,” jelasnya.
Kosasih menegaskan, tidak ada perbedaan jenis layanan maupun kualitas di setiap lokasi. Seluruh warga yang terlibat berhak mendapatkan perawatan yang setara dan sepenuhnya ditanggung oleh institusi TNI.
“Semua gratis. Kita dapat dari TNI semua,” tegasnya.
Salah seorang peserta, Yasinta, warga Baros Cimahi, mengaku mengetahui informasi dari media sosial Instagram lalu datang sendiri untuk berobat keluhan flu dan nyeri ulu hati.
Ia memuji pelayanan yang tertib mulai dari pendaftaran, pengecekan tensi, konsultasi medis, hingga pemberian resep obat tanpa pungutan biaya apa pun.
“Dikasih resep sama diperiksa dulu terlebih dahulu sama ditensi dan semuanya gratis,” ujar Yasinta usai menerima pelayanan.
Sementara itu, Sinta Ananda dari Cikalong Wetan merasa sangat terbantu lantaran dapat memanfaatkan layanan khitanan massal bagi putranya yang berusia dua tahun.
Ia mengetahui acara ini dari Babinsa setempat dan memanfaatkannya karena memang waktunya sudah tepat. Selain proses medis yang aman, anaknya juga mendapatkan bingkisan tambahan.
“Terbantu banget dan gratis. Dapat bingkisan juga Makasih banyak. Alhamdulillah ya, saya… anak udah disunat. Sukses selalu buat kegiatan TNI-nya,” ungkap Sinta.





