Persatuan Pemuda 9 Cita Dukung Penggabungan 9 Kecamatan ke Kota Sukabumi

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Pergerakan Pemuda 9 Cita (P29C) menyatakan dukungan terhadap rencana penggabungan sembilan kecamatan ke wilayah administrasi Kota Sukabumi. Langkah ini dinilai realistis untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Kesembilan kecamatan tersebut yakni Sukalarang, Gegerbitung, Sukaraja, Kebonpedes, Cirenghas, Gunungguruh, Sukabumi, Cisaat, dan Kadudampit.

“Ya, kami sangat mendukung. Itu pilihan yang baik untuk masyarakat di sembilan kecamatan,” ujar Ketua P29C, Dasep, kepada wartawan.

Menurutnya, tidak ada pilihan yang lebih tepat selain penggabungan tersebut apabila tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kalau untuk kesejahteraan dan peningkatan pelayanan masyarakat, saya rasa seharusnya banyak yang mendukung. Tidak ada alasan untuk menolak,” tegasnya.

Kalaupun ada pihak yang menolak, lanjut Dasep, kemungkinan besar bukan untuk kepentingan masyarakat.

“Bayangkan saja, warga di sembilan kecamatan kalau ingin mengurus sesuatu harus jauh-jauh ke kabupaten. Waktu dan tenaga banyak terbuang karena jarak yang jauh, sementara jumlah masyarakat yang dilayani juga sangat besar,” jelasnya.

Dasep yang akrab disapa Izul menambahkan, warga di sembilan kecamatan juga berharap mendapat fasilitas yang lebih layak, mulai dari infrastruktur jalan, layanan kesehatan, hingga pendidikan.

“Kondisi jalan kabupaten di sembilan kecamatan masih kurang baik, fasilitas pendidikan juga terbatas. Begitu juga pelayanan kesehatan, belum maksimal karena wilayah kabupaten terlalu luas sehingga perhatian pemerintah belum merata,” bebernya.

Karena itu, Izul berharap rencana penggabungan sembilan kecamatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi maupun pusat.

“Kami berharap ada dukungan dari provinsi dan pusat, serta ada proses yang baik dalam tahapan penggabungannya. Kami sebagai masyarakat tentu menginginkan rencana ini berjalan lancar,” pungkasnya. (rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *