Berdasarkan Survei 10.000 Responden, ATR/BPN Raih Popular Government Institutions Award 2026

Sumber: atrbpn.go.id

TEROPONG INDONESIA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sukses meraih Popular Government Institutions Award 2026 dari The Iconomics Media dalam ajang 7th Indonesia Public Relations Summit 2026, yang digelar di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Penghargaan ini menjadi pengakuan resmi atas kualitas komunikasi dan reputasi lembaga pemerintah di tengah masyarakat luas.

Penilaian tidak didasarkan pada penilaian redaksi semata, melainkan melalui survei kuantitatif daring yang melibatkan 10.000 responden tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Tiga parameter utama menjadi tolok ukur: business and commercial reputation, people and leadership reputation, serta social and citizenship reputation.

ATR/BPN berhasil mencatatkan nilai rata-rata minimal 3,75, ambang batas yang ditetapkan sebagai syarat peraih penghargaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Founder dan CEO The Iconomics Media, Bram S. Putro, serta Direktur Merek, Riset, dan Strategi The Iconomics Media, Alex Mulya, dan diterima oleh Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Deni Santo, didampingi Kepala Subbagian Pemberitaan dan Media, Arie Satya Dwipraja. Ini merupakan kali kedua ATR/BPN menerima penghargaan serupa.

“Popular Government Institutions Award ini adalah simbol pengakuan dari publik bahwa kehumasan kita sudah berada pada taraf yang baik. Karena dengan kehumasan, kita bisa menyebarkan informasi, menyebarkan kebijakan, dan bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Deni Santo seusai menerima penghargaan.

Deni Santo menegaskan bahwa kehumasan bukan sekadar penyampai informasi, melainkan pilar strategis yang membentuk persepsi publik sekaligus membuka ruang aspirasi. Menurutnya, penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan motivasi untuk memperkuat strategi komunikasi hingga ke daerah.

“Strategi komunikasi yang telah dibangun harus terus dilanjutkan dari pusat hingga daerah. Dengan komunikasi yang efektif, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai kebijakan dan layanan pertanahan, namun juga memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi sehingga pelayanan publik dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Alex Mulya menekankan bahwa para pemenang sepenuhnya dipilih langsung oleh masyarakat Indonesia yang terus mengamati kiprah lembaga-lembaga pemerintah.

“Selamat kepada seluruh pemenang. Anda dipilih bukan hanya oleh redaksi The Iconomics, tetapi juga oleh publik Indonesia yang selalu mengamati kiprah Bapak dan Ibu sekalian. Tetaplah berkarya demi kemajuan Indonesia,” pungkas Alex Mulya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *