Pewarta: Steven Gervan
Teropong Indonesia -, Bursa calon Bupati Sumedang untuk Pilkada 2029 mulai menghangat. Salah satu nama yang kini menjadi perhatian adalah H. Mulya Suryadi, S.Pd., M.Kom., Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumedang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang disebut-sebut sebagai figur potensial dari Partai Pemenang Pilkada di Sumedang untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di daerahnya.
Menanggapi menguatnya dukungan dari internal partai, pria yang akrab disapa Haji Ute itu menyatakan kesiapannya apabila diberikan amanah oleh partai dan seluruh kader PPP.
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) DPC PPP Kabupaten Sumedang, Minggu (19/7/2026). Forum tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, mulai dari penguatan organisasi hingga persiapan menghadapi agenda politik lima tahun mendatang.
“Saya berterima kasih apabila memang ada kepercayaan dari internal PPP. Tadi Ketua DPW juga telah memberikan amanah. Bagi saya, ini merupakan amanah yang harus dijalankan dan dijaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Mulya.
Menurut Mulya, PPP memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan tradisi kemenangan di Kabupaten Sumedang. Ia mengingatkan bahwa dalam tiga penyelenggaraan Pilkada langsung terakhir, calon yang diusung PPP selalu berhasil meraih kemenangan.
“Setelah Pak H. Dony Ahmad Munir menyelesaikan dua periode kepemimpinannya, PPP harus siap melanjutkan estafet kepemimpinan di Kabupaten Sumedang. Sebagai kader PPP yang telah diamanatkan dalam musyawarah kerja, Insya Allah saya siap mengemban amanah tersebut,” katanya.
Meski demikian, Mulya menegaskan bahwa perjalanan menuju Pilkada 2029 tidak cukup hanya mengandalkan popularitas. Menurutnya, langkah terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah memperkuat konsolidasi dan soliditas internal partai agar seluruh kader memiliki visi serta arah perjuangan yang sama.
Ia menjelaskan, penguatan struktur organisasi mulai dari tingkat DPC hingga pengurus di setiap kecamatan menjadi fondasi utama sebelum memasuki tahapan kontestasi politik.
“Yang paling utama adalah mensolidkan struktur partai. Jangan sampai ada kader yang belum memahami arah perjuangan dan hasil rekomendasi musyawarah kerja. Bulan depan kami akan melaksanakan Musyawarah Anak Cabang untuk menyampaikan program kerja DPC PPP Sumedang lima tahun ke depan,” jelasnya.
Selain membangun kekuatan organisasi, Mulya menilai kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi modal utama dalam menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, silaturahmi yang terus terjalin akan memperkuat hubungan antara partai dan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk menyerap aspirasi warga.
“Kalau bicara strategi mempertahankan kemenangan, intinya adalah silaturahmi. Silaturahmi dengan masyarakat, konstituen, dan seluruh kader PPP. Dari situlah kebersamaan akan terus terbangun dan berbagai persoalan masyarakat dapat dicarikan solusinya,” ungkapnya.
Saat disinggung mengenai tradisi kemenangan PPP di Kabupaten Sumedang, Mulya menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan para tokoh PPP yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia mencontohkan sosok almarhum H. Endang Sukandar hingga H. Dony Ahmad Munir yang dinilainya mampu menjaga kedekatan dengan rakyat dan menjalankan amanah dengan baik.
“Tradisi itu harus dipertahankan. Mulai dari almarhum H. Endang hingga H. Dony Ahmad Munir, mereka dikenal dekat dengan masyarakat dan berusaha memperjuangkan kepentingan rakyat. Sebagai pemimpin, kita harus istiqamah, jujur, dan adil. Itulah nilai yang harus terus dijaga,” pungkasnya.
Menghangatnya nama H. Mulya Suryadi dalam bursa Pilkada 2029 menjadi sinyal awal dimulainya dinamika politik di Kabupaten Sumedang. Namun demikian, PPP menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap memperkuat organisasi, membangun soliditas kader, dan terus hadir di tengah masyarakat sebagai bekal menghadapi kontestasi politik mendatang.





