Teropong Indonesia, KOTA ClMAHI – Sebuah pohon besar tumbang dan merusak atap rumah kontrakan milik Bapak Ahria, warga Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara.
Kejadian tersebut terjadi pada Jumat Malam sekitar pukul 18.30 WIB, saat hujan deras disertai kilat petir dan angin kencang melanda wilayah Kota Cimahi.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, pohon tumbang menimpa atap rumah kontrakan dengan ukuran 4 x 5 meter dan menyebabkan kerusakan di area seluas 20 meter persegi dari total luas bangunan 45 meter persegi.
Rumah yang terdampak dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total 4 jiwa, termasuk dua lansia berusia 84 tahun, Bapak Ahria, dan seorang dewasa laki-laki.
Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini menimbulkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
Kondisi lokasi yang berada di kawasan pemukiman padat membuat evakuasi pohon tumbang menjadi sulit karena pohon menimpa genting rumah dan akses menuju lokasi terbatas.
BPBD Kota Cimahi bersama Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Pasirkaliki telah melakukan asesmen dan koordinasi dengan pihak terkait.
Pemilik rumah juga dihimbau untuk sementara tidak menempati kontrakan hingga evakuasi dan perbaikan selesai dilakukan.
Evakuasi pohon tumbang direncanakan akan dilaksanakan keesokan harinya dengan melibatkan warga sekitar secara gotong royong.
BPBD juga menyebutkan perlunya alat seperti mesin gergaji senso dan tali panjang untuk membantu proses evakuasi.
Adapun Kendala Sumber daya manusia yang diperlukan antara lain pengurus RT/RW, lurah, warga setempat, dan lembaga kebencanaan.
Kepala BPBD Kota Cimahi mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap cuaca ekstrem dan segera melaporkan kejadian serupa untuk penanganan cepat dan tepat,”Pungkasnya. (Gani Abdul Rahman)





