“Karena Novum yang mereka berikan adalah Novum yang sudah di bahas di tingkat pengadilan yang sudah di putus yang dimenangkan oleh partai demokrat dibawah pimpinan AHY,” ujar Iman.
Saya kira, masih kata Iman, di Kabupaten Sukabumi kadernya solid, tidak ada kader satupun yang membelot yang ikut ke KSP Moeldoko. Kalaupun ada itu kader buatan, ibarat kader jadi-jadian dan kader abal-abal yang patut dipertanyakan, kalau kader asli saya kira tidak ada cuman satu komando dibawah pimpinan AHY.
“Hari ini kita mau ke Pengadilan Negeri Cibadak yang di Jajaway, Insha Allah kita akan memberikan surat perlindungan hukum kita DPC, DPD dan kader Demokrat Indonesia hari ini mendatangi pengadilan, agar proses hukum yang terjadi benar-benar menjadi proses hukum yang bisa memberikan rasa keadilan bagi warga Partai Demokrat umumnya dan seluruh masyarakat indonesia,” papar Iman.
Saat di Pengadilan Negri Cibadak, Iman Adi Nugraha pun menyampaikan, Alhamdulillah saya sangat berterima kasih sekali terhadap ketua Pengadilan Negeri Cibadak yang telah bisa menerima kami dengan baik.
“Kami yakin pengadilan hukum di negeri kita akan tetap tegak seadil-adilnya. Kami dari Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Bapak AHY masih bisa melanjutkan perjuangan kami dalam rangka memajukan negeri ini,” imbuhnya.
Iman pun sangat apresiasi, pak ketua terima kasih atas penerimaannya dan kami sudah sampaikan suratnya, yaitu surat perlindungan hukum, yang kami sampaikan bukan hanya di kabupaten sukabumi tapi di seluruh indonesia pada jam yang sama.
“Tentu implikasi dari pada langkah-langkah politik itu selalu akan berkorelasi karena ini tahun politik, jadi ketika kami mendeklarasikan pencalonan Anies Baswedan calon presiden pada tanggal 02 maret, tanggal 03 PK itu disampaikan, kami membacanya ini ada korelasi,” kata Iman.
langkah selanjutnya, tambah Iman, kita serahkan pada pengadilan Mahkamah Agung dan kita berdoa serta kami masih yakin anak-anak bangsa ini, keadilan akan tetap tegak dan saya yakin Mahkamah Agung pengadilan itu tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun,” pungkas Iman di akhir wawancara nya kepada wartawan.***




