Sukseskan PPDB Terbaik 2024, Forum Wartawan Pendidikan Jabar Liputan Khusus ke Sumedang

Panitia PPDB di SMKN 2 Sumedang saat interaktif langsung bersama perwakilan media massa Radio Republik Indonesia, Majalah Sunda Mangle, Republikan.co, & Majalahsora.com

TEROPONG INDONESIA-, Dinas Pendidikan Jawa Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari Pj Gubernur Jawa Barat, Pangdam lll/Siliwangi, DPRD Jabar, Kejaksaan Tinggi, Kepolisian Daerah, dan pimpinan lembaga lainnya. Berkomitemen untuk mewujudkan Penerimaan Peserta Didik Baru / PPDB di Jabar Terbaik 2024, berjalan lancar, objektif, transparan, dan akuntabel, memastikan hak setiap peserta didik mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dan menghilangkan jalur siswa titipan yang sering menjadi masalah tahunan.

Sebagai upaya ikut serta mensukseskan target pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadikan PPDB Terbaik 2024. Forum Wartawan Pendidikan Jawa Barat menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial ke satuan pendidikan di berbagai daerah di Jawa BaratSaat liputan khusus ke Kabupaten Sumedang, Forum Wartawan Pendidikan Jawa Barat berkunjung ke SMAN 1 Sumedang dan SMKN 2 Sumedang.

Wakasek Bidang Humas, SMAN 1 Sumedang, Dr. Hj.Nunung Julaeha M.Si,  mengungkapkan dengan adanya komitmen untuk mewujudkan PPDB Terbaik yang diawali oleh Forum Komunikasi Pimpiman Daerah, lalu didukung dengan publikasi atau kontrol sosial media massa . Pihak sekolah semakin kuat untuk menjalankan aturan yang harus diberlakukan saat PPDB. Selain itu panitia juga berusaha memberikan layanan terbaik kepada para siswa yang akan masuk ke SMAN 1 Sumedang.

Lebih lanjut Dr. Hj.Nunung Julaeha M.Si menjelaskan untuk tahun ini distribusi kouta PPDB 2024/2025 melalui jalur zonasi 50% tersedia untuk 216 siswa, Afirmasi KETM 15% khusus 65 siswa, Peserta Didik Berkebutuhan Khusus / PDBK 5% untuk 21 siswa, perpindahan orang tua 2.5% jumlahnya 11 siswa dan anak guru 2.5% untuk 11 siswa. Prestasi nilai rapot 15% untuk 65 siswa & kejuaraan 10% jumlahnya 43 siswa, sehingga jumlah keseluruhannya 432 siswa. Dan ada kouta khusus untuk kecamatan yang tidak ada sekolah negerinya.

Menurutnya PPDB yang telah berlangsung hingga saat ini berjalan dengan lancar, namun ada siswa yang mengundurkan diri setelah diterima, karena lebih memilih untuk bersekolah di sekolah swasta melalui jalur beasiswa.

Ketua Panitia PPDB SMKN 2 Sumedang, Supandi S.Pd, didampingi Humas PPDB, Nuryakin Zuhud M.Pd, menyampaikan Alhamdulillah PPDB tahun ini berlangsung lancar, karena ada pengarahan secara rutin dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, kepala sekolah dan didukung panitia yang idealis untuk verifikasi dan memasukan data siswa yang mendaftar.

“Tahun ini SMKN 2 Sumedang membuka pendaftaran untuk 16 Rombel / kelas yang terbagi ke 4 kompetensi keahlian (Akuntansi, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Pemasaran, dan Perangkat Lunak dan Gim). Melalui jalur prestasi 5%, Afirmasi KETM 15%, Prioritas terdekat 10%, Afirmasi PDBK 5%, Perpindahan tugas 5% dan Prestasi rapor 60%. Semua siswa yang mendaftar dan diterima, gratis biaya pendaftaran dan biaya sekolah,”ungkapnya.

Saat ditanya perihal apakah ada wali murid atau siswa yang protes saat tidak diterima pada PPDB tahap 1?… Supandi S.Pd menjelaskan karena pihak panitia sejak awal komitmen menerapkan aturan dan tidak berbuat curang, maka apapun hasilnya masyarakat juga menerima.

Menurutnya berdasarkan data yang masuk banyak siswa yang terdiri dari kalangan ekonomi terbatas dan pengetahuan yang kurang untuk mendaftarkan secara online. Sehingga panitia mulai pukul 08:00-16:00 WIB, harus melayani para pendaftar yang lebih banyak memilih datang langsung ke sekolah, dari pada daftar mandiri atau melalui sekolah asal.

Ketua Forum Wartawan Pendidikan Jawa Barat,  Ahmad Mualif mengungkapkan berbagai temuan kecurangan PPDB yang dipublikasikan melalui media massa ditindaklanjuti langsung oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Bahkan ada calon siswa yang dinyatakan lulus / diterima di sekolah negeri, namun harus didiskualifikasi, karena terbukti berbuat curang.

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, Pihak panitia PPDB akan memindahkan sisa kouta dari jalur yang tidak terisi penuh oleh pendaftar untuk masuk ke sekolah negeri, sisa kouta tersebut akan dimasukan ke jalur prestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *