Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Komisi II DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat dinas sekaligus melakukan studi banding bersama PDAM Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendorong peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya dalam sektor pelayanan air bersih.
Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, menyampaikan bahwa pembahasan dalam kegiatan tersebut difokuskan pada strategi pengembangan perusahaan ke depan agar BUMD dapat lebih sehat dan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia mengungkapkan, hingga saat ini kinerja PDAM Kota Sukabumi dinilai masih belum maksimal, sehingga belum dapat menyetorkan PAD kepada pemerintah daerah. Oleh karena itu, Komisi II berupaya mencari referensi dan praktik terbaik melalui studi banding ke daerah lain.
“Melalui studi banding ini, kami mempelajari berbagai bentuk kerja sama dengan pihak ketiga, baik melalui skema investasi maupun kerja sama operasional (KSO). Hal ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja PDAM,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi II menyoroti keberhasilan PDAM Kota Bandung dalam menjalin kerja sama dengan pihak swasta, salah satunya dengan PT Adaro. Kerja sama tersebut dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam hal perbaikan jaringan dan penerapan teknologi modern.
Raden Koesoemo menjelaskan, melalui dukungan investor, PDAM Kota Bandung mampu melakukan upgrade teknologi jaringan perpipaan. Sistem yang diterapkan bahkan dapat mendeteksi kebocoran secara cepat melalui dashboard digital, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih efisien.
“Dengan teknologi tersebut, tingkat kebocoran air atau non-revenue water (NRW) dapat ditekan. Ini tentu berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap, PDAM Kota Sukabumi dapat mengadopsi langkah-langkah inovatif serupa, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi saat ini.
Menurutnya, diperlukan terobosan dan strategi “out of the box” agar perusahaan daerah dapat berkembang dan lebih kompetitif.
“Ke depan, PDAM Kota Sukabumi harus mulai bertransformasi, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan penguatan branding perusahaan, agar mampu meningkatkan kinerja serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” pungkasnya. (fal)





