Ragam  

Organda Ribbon Fokus Pembenahan dan Pendataan Angkot di Kota Sukabumi di Bawah Kepemimpinan Babah Mackdown

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Pengurus Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ribbon fokus melakukan pembenahan sekaligus pendataan angkutan kota (angkot) di Kota Sukabumi. Langkah ini ditempuh demi meningkatkan kenyamanan pengemudi dan penumpang, dengan mengusung tagline “Ngahiji, Bercahaya, Istimewa.” (17/9/25).

Wakil Ketua Organda Ribbon, yang akrab disapa Babah Mackdawn, menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan pembenahan internal kepengurusan di setiap jalur trayek.

“Saat ini kami sedang berbenah. Organda Ribbon membenahi kepengurusan di 18 jurusan atau KKU. Beberapa jalur sudah menggelar musyawarah unit (musnit) untuk memilih ketua jalur masing-masing. Tinggal dua KKU lagi yang belum melaksanakan musyawarah, insyaallah segera dirampungkan,” ujarnya.

Menurutnya, setelah kepengurusan jalur terbentuk dengan legalitas yang jelas, Organda akan menerbitkan SK dari DPC Organda. Selanjutnya, pengurus jalur bersama pengusaha angkot atau pemilik angkot dan sopir akan duduk bersama membahas solusi serta harapan untuk kemajuan angkutan di Kota Sukabumi.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah pendataan angkot yang benar-benar beroperasi di lapangan. Ciri angkot yang sudah terdata diberi stiker resmi. Saat ini baru sekitar seribu unit yang tercatat, dari total sekitar dua ribu unit di Sukabumi,” terang Babah Mackdawn.

Selain pendataan, Organda Ribbon juga akan menjajaki kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi para sopir. Namun, komunikasi dengan pihak BPJS masih dalam tahap awal.

“Kami berharap ke depan ada kegiatan pembinaan sopir agar lebih tertib dan profesional. Untuk itu dibutuhkan anggaran yang memadai. Kami juga berharap pemerintah lebih peduli dan memberikan dukungan terhadap Organda sebagai induk organisasi angkutan,” tambahnya.

Ia mencontohkan, salah satu bentuk kepedulian Organda terhadap masyarakat adalah dengan memberikan subsidi tarif khusus bagi pelajar.

“Saat ini tarif pelajar sudah setengah dari tarif penumpang dewasa. Itu salah satu langkah nyata Organda, yang seharusnya mendapat respon positif dari pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Organda Ribbon, Beni Susepin, menuturkan bahwa kehadiran Organda di lapangan mendapat respon positif dari para ketua KKU dan sopir.

“Ketika kami turun langsung, mereka merasa diakui dan punya tempat untuk menyampaikan aspirasi maupun kendala di lapangan. Dengan kebersamaan ini, insyaallah Organda bisa memberikan pelayanan dan kenyamanan terbaik bagi masyarakat pengguna angkutan,” pungkas Beni. (rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *