Lewat SIMMAS, Prodi Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Unikom Implementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi

TEROPONG INDONESIA – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Masjid (SIMMAS) berbasis web kepada para pengurus masjid Khairul Amal di wilayah Sadang Serang, Coblong, Kota Bandung.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dikemas melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan dosen dan mahasiswa program studi (Prodi) Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Unikom.

Dalam PKM tersebut, para peserta diberikan materi mengenai pentingnya digitalisasi manajemen masjid serta pelatihan teknis penggunaan aplikasi SIMMAS, mulai dari proses input data jamaah, pencatatan kas masuk dan keluar.

Kemudian, pencatatan ziswaf, pencatatan kurban, pencatatan inventaris masjid, pembuatan laporan keuangan dan agenda kegiatan rutin masjid.

Ketua Tim PKM Unikom, Diana Effendi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pengurus masjid dalam mengelola administrasi, ziswaf, kurban, keuangan, inventaris, dan kegiatan keagamaan secara lebih efektif dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Melalui aplikasi SIMMAS, diharapkan manajemen masjid dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan mudah diakses oleh pengurus maupun jamaah,” kata Diana dalam sambutannya.

Diana menyebut, para peserta yang mengikuti pelatihan ini, yakni pengurus masjid. “Mereka juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung aplikasi SIMMAS,” ucapnya.

Ketua DKM Khairul Amal Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, ST.,MT.,MM mengatakan, pelatihan ini sangat membantu pihaknya lantaran selama ini pencatatan keuangan dan transaksi di masjid masih dicatat langsung kedalam buku catatan masjid.

“Dengan adanya aplikasi ini kami dapat meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi keuangan dan kemudahan akses data,” kata Agus.

Menurutnya, kegiatan PKM ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk kepentingan sosial dan keagamaan.

“Prodi Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Unikom berharap pelatihan ini bisa menjadi langkah awal menuju digitalisasi manajemen masjid secara menyeluruh di berbagai wilayah,” tandasnya. *** (GAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *