Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota dan Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53 dengan mengusung tema “Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia Maju”. Kegiatan tersebut digelar di salah satu villa di kawasan Kecamatan Sukabumi, Kamis (23/7/2026).
Peringatan Harlah ke-53 ini menjadi momentum bagi KNPI untuk menegaskan komitmennya sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai aksi dan program yang berdampak.
Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi, Gilang Gusmana, didampingi Ketua KNPI Kota Sukabumi, Tantan Sutandi, menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan semangat untuk mendorong pemuda agar lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan.
“KNPI harus hadir di tengah masyarakat. Pemuda harus mampu mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial, pembangunan, ekonomi, pendidikan, maupun bidang lainnya,” ujar Gilang.
Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional. Oleh karena itu, KNPI harus menjadi wadah yang melahirkan gagasan, kreativitas, inovasi, serta gerakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Gilang juga menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pembangunan dan kebijakan pemerintah secara konstruktif, dengan menghadirkan solusi dan semangat kolaborasi.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara. Ia menilai Harlah KNPI merupakan momentum untuk memperkuat peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah.
“Pemuda harus menjadi bagian dari pembangunan, bukan menjadi hambatan. Mari berkompetisi dalam kebaikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Yudha.
Ia juga mengajak generasi muda untuk membangun kemandirian, meningkatkan kreativitas, serta tidak hanya bergantung pada bantuan atau proposal, tetapi mampu menciptakan peluang dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Yudha berharap setiap dinamika yang terjadi di dalam organisasi kepemudaan dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi dengan tetap mengedepankan semangat persatuan, kompetisi yang sehat, dan pengabdian kepada masyarakat. (fal)





