Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik, Pengadilan Agama Kota Cimahi menghadirkan ruang penyejuk jiwa melalui kultum rutin sore.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Mahkamah, beberapa waktu lalu menjadi momentum refleksi spiritual bagi para aparatur untuk memperkuat iman dan keikhlasan dalam bekerja.
Kultum dipandu oleh Sinta Mulkiyah, S.H. sebagai pembawa acara, dengan materi disampaikan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Cimahi, Djulia Herjanara.
Suasana penuh kekhusyukan terasa sejak awal hingga akhir kegiatan, dengan jamaah yang mengikuti tausiyah secara antusias.
Dalam penyampaiannya, Djulia menegaskan bahwa kebahagiaan dan kesedihan merupakan bagian tak terpisahkan dari ketentuan Allah SWT dalam kehidupan manusia.
Kedua kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa tujuan utama manusia adalah beribadah kepada-Nya.
“Amal tertinggi adalah iman kepada Allah, yang tercermin dari sikap ketergantungan penuh hanya kepada-Nya dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan dalam kitab Al-Hikam yang mengingatkan bahwa manusia kerap meragukan apa yang telah dijamin Allah, namun justru lalai terhadap kewajiban yang diperintahkan.
Karena itu, penting bagi setiap individu untuk meluruskan niat semata-mata karena Allah serta tidak terbebani oleh urusan rezeki.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keikhlasan dan keteguhan iman merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Kota Cimahi tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki ketenangan batin, ketulusan, serta integritas yang kuat dalam setiap tanggung jawab yang diemban.
Kultum rutin ini pun menjadi bukti bahwa penguatan nilai spiritual tetap menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pelayanan publik yang humanis dan berintegritas. (Gani Abdul Rahman)





