Teropong Indonesia, KOTA BANDUNG – Sebanyak 221 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan tenaga medis disiagakan di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kamis (4/9), guna menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah di area strategis pemerintahan tersebut.
Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya aktivitas pemerintahan maupun masyarakat sekitar.
Dalam apel pengecekan pasukan yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Arhanudri 3, seluruh personel diminta untuk tetap waspada, menjaga profesionalisme, serta mengedepankan koordinasi lintas instansi selama menjalankan tugas pengamanan.
Kekuatan pasukan yang disiagakan meliputi, 16 personel TNI dari berbagai Koramil di bawah Kodim, dipimpin oleh:
Mayor Arm Rikin (Koramil 1802)
Kapten Inf Darwanto (Koramil 1806)
Kapten Arm Budi (Koramil 1814)
Kapten Arm Heru (Koramil 13)
125 personel dari Yon Arhanudri 3, di bawah komando Danyon Arhanudri 3.
25 personel tim medis dari Kesdam, yang disiapkan untuk mendukung aspek kesehatan selama pengamanan berlangsung.
15 personel dari Polres setempat, merupakan satu peleton (SST) yang dipimpin oleh Bripka Doni.
Hingga Kamis siang, situasi di sekitar kawasan DPRD Jawa Barat dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh unsur pengamanan tetap siaga dan menjalankan tugas secara terintegrasi demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Pihak berwenang menegaskan bahwa kehadiran pasukan gabungan ini bersifat antisipatif, dan tidak lepas dari komitmen menjaga keamanan wilayah serta menjamin kelancaran aktivitas pemerintahan di tengah dinamika sosial yang berkembang. (Gani Abdul Rahman)





