Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, secara resmi membuka acara penyerahan insentif secara simbolis bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD se-Kota Sukabumi. Acara ini digelar di Aula Bank BJB pada Rabu (23/7/2025).
Sebanyak 750 guru PAUD menerima insentif sebesar Rp1,8 juta per tahun, yang disalurkan dalam dua tahap, masing-masing sebesar Rp900 ribu setiap enam bulan. Menurut Wali Kota, pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap peran penting guru PAUD dalam membentuk generasi masa depan.
“Bunda PAUD adalah ujung tombak dalam mendidik anak usia dini. Karena itu, kita harus mendukung program PAUD, Kober, dan TK. Semoga ke depan fiskal kita meningkat agar dukungan ini bisa ditingkatkan,” ujar Ayep Zaki.
Ia juga menekankan pentingnya mendidik anak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan, sebagaimana saat mendidik anak sendiri.
“Anak-anak usia dini harus dididik dengan cara yang riang dan gembira,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Erry Yauhanawati, menjelaskan bahwa insentif diberikan kepada guru-guru yang telah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Dari sekitar seribu guru PAUD di Kota Sukabumi, hanya 900-an yang terdaftar di Dapodik. Namun, karena keterbatasan anggaran, insentif tahun ini diberikan kepada 750 orang berdasarkan pemeringkatan masa kerja,” jelas Erry.
Ia juga menyampaikan bahwa pemberian insentif ini bertujuan untuk memotivasi para guru dalam meningkatkan kinerja dan tanggung jawab mereka dalam mendidik anak-anak.
“Dengan adanya insentif ini, kami berharap semangat dan tanggung jawab guru PAUD semakin meningkat. Pemerintah Kota hadir sebagai bentuk kepedulian kepada para pendidik anak usia dini,” pungkasnya. (rifal)





