Keberkahan Ngaji Subuh Kitab Turats

Suasana ngaji subuh di masjid besar Katapang

Penulis: Dwi Arifin (Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama Desa Gandasari Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung)

Kitab Turots atau yang juga dikenal sebagai kitab kuning adalah istilah untuk menyebut kitab-kitab klasik atau karya tulis ulama zaman dahulu, terutama dalam konteks keilmuan Islam. Istilah “turats” sendiri dalam bahasa Arab berarti “warisan” dan merujuk pada khazanah intelektual dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi khususnya yang ada di pesantren di Indonesia.

Bagi para santri yang telah lulus dari pesantren, mereka terkadang mulai kehilangan rutinitas mengkaji kitab Turats. Maka organisasi Nahdlatul Ulama berupaya memfasilitasi ngaji kitab tersebut dengan menyelenggarakan Ngaji Subuh Kitab Turats di hari sabtu, seperti yang diprogramkan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung. Kajian subuh membahas isi kitab Adabu Ta’lim Wal Muta’alim, karya Hadrotusyekh KH. Hasyim Asyari di Masjid Besar Katapang.

Melalui pertemuan berisi ngaji Kitab Turats itu, para ulama, ustadz atau bahkan santri dari Jam’iyah dan Jama’ah Nahdalatul Ulama dapat bersilahturahmi secara rutin setiap seminggu sekali.

Kegiatan yang berlangsung dapat menjadi pembuka silahturahmi antar tokoh di wilayahnya. Menyehatkan badan, sebab udara di subuh hari lebih sejuk dan bersih saat digunakan bernafas atau ketika udara masuk ke dalam ruang dada tubuh manusia. Selain itu akan membuka hingga menumbuhkan keberkahan, serta menambah ilmu untuk beramal.

Selain itu, ada yang harus rutin dibacakan ketika waktu subuh datang. Do’a yang diajarkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam di waktu subuh kepada umatnya untuk memohon ilmu dan keberkahan:

“Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.”

 “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Dan do’a Rasulullah untuk Umatnya agar mendapat keberkahan di pagi harinya

 اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا ·

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *