TEROPONG INDONESIA — Mengetahui secara pasti kapan tanah akan diukur dan kapan dokumen siap diambil adalah hal yang paling dinanti masyarakat saat mengurus hak atas tanah.
Kini lewat layanan Pengukuran Terjadwal yang sudah diterapkan di 462 Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia ketidakpastian itu dihapus sepenuhnya.
Setiap pendaftaran tanah pertama kali kini langsung masuk sistem terjadwal yang mengatur waktu tunggu pengukuran selama tujuh hari dan pembuatan Peta Bidang Tanah maksimal lima hari sehingga seluruh proses tuntas dalam 12 hari kerja.
Perubahan ini mengubah pengalaman masyarakat secara menyeluruh. Dulu warga kerap menunggu tanpa informasi jelas dan harus datang berkali kali hanya untuk mengecek perkembangan berkas.
Kini jadwal disampaikan sejak awal sehingga warga bisa mengatur waktu kehadiran di lokasi mengoordinasikan pihak yang berbatasan serta merencanakan langkah selanjutnya tanpa terganggu ketidakpastian.
Kecepatan yang ditawarkan bukan sekadar angka melainkan bukti bahwa tata kelola pelayanan dapat disederhanakan dan dijalankan secara konsisten.
Saat ini layanan baru berlaku untuk pendaftaran tanah pertama kali saja. Masyarakat berharap pola yang sama segera diterapkan pula untuk jenis pengurusan lainnya agar semua orang memperoleh perlakuan yang sama cepat dan transparan. Informasi lengkap dapat ditanyakan langsung ke Kantor Pertanahan kabupaten atau kota setempat.
Puri warga Kabupaten Purwakarta merasakan langsung kecepatan tersebut. Ia mendaftar pada Jumat 4 September dan baru hari Senin 7 September sudah dihubungi petugas untuk pelaksanaan pengukuran. Peta Bidang Tanahnya sudah siap diambil pada Jumat 11 September.
“Dua hari setelah daftar sudah ditelepon dikabarin mau ngukur. Empat hari kemudian PBT nya jadi. Alhamdulillah senang banget. Sudah terprogram ya sekarang mah. Sekarang jauh lebih baik dari dulu,” ujarnya saat ditemui di Kantah setempat.
Pengalaman serupa dirasakan Imam warga Pasar Minggu yang mengurus pendaftaran tanah atas nama ibunya di Kantah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Baginya kejelasan waktu membuat seluruh proses menjadi efisien dan tenang.
“Saya merasa terbantu banget dengan Pengukuran Terjadwal karena dengan adanya layanan ini jadi efisien. Waktu saya untuk mengambil berkas itu jadi lebih ringkas dan saya jadi bisa mengatur waktu lebih mantap,” ucapnya.
Ia juga memuji cara petugas menyampaikan informasi kesiapan dokumen. Pemberitahuan tidak dilakukan mendadak sehingga ia dapat menyesuaikan jadwal kedatangan tanpa terburu buru.
“Biasanya nanti bakal ada tim yang menghubungi saya apakah saya bisa ambil PBT. Infoinnya juga tidak dadakan ya tentu saya akan datang dengan segera untuk ambil PBT,” tambahnya.





