Pewarta: Steven Gervan
Teropong Indonesia —, Panggung demokrasi Desa Kebonjati mulai menemukan bentuknya. Lima nama telah resmi ditetapkan sebagai calon Kepala Desa Kebonjati dan selanjutnya akan mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Desa.
Keputusan Panitia Pemilihan Kepala Desa Kebonjati menjadi dasar penetapan tersebut. Setelah melalui proses verifikasi dan validasi persyaratan administrasi, panitia menetapkan lima calon yang dinyatakan berhak mengikuti pemilihan. Mereka adalah Jajang, Edeng Sonjaya, Soni Darmajatnika, S.Pd., Bangkit Nusantara, dan Rita Rosita.
Kelima calon tersebut membawa latar belakang masing-masing dan kini memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan gagasan serta menawarkan program terbaik bagi masyarakat Kebonjati.
Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Kebonjati, Tatang Rohmat, S.Pd., menegaskan pentingnya menjaga proses pemilihan agar tetap berjalan sesuai aturan.
“Kami ingin seluruh tahapan Pilkades Kebonjati dapat berjalan dengan baik. Panitia akan berupaya menjalankan tugas sesuai aturan dan memberikan ruang yang adil kepada seluruh calon dalam setiap tahapan yang telah ditentukan,” demikian draf statement Tatang Rohmat, Kamis (03/09).
Dari sisi pemerintahan kecamatan, Camat Sumedang Utara Sutarsa dapat menekankan pentingnya kedewasaan masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi desa.
“Kami mengajak masyarakat Kebonjati untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Mari jadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa desa menjadi lebih baik,” demikian draf statement Sutarsa.
Lima Calon, Lima Pilihan
Dokumen penetapan panitia mencatat lima calon yang akan menjadi bagian dari kontestasi Pilkades Kebonjati:
Nomor 1 — Jajang
Nomor 2 — Edeng Sonjaya
Nomor 3 — Soni Darmajatnika, S.Pd.,
Nomor 4 — Bangkit Nusantara
Nomor 5 — Rita Rosita
Kehadiran lima calon tersebut membuat dinamika politik desa diperkirakan semakin menarik. Namun, di balik perbedaan pilihan, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan persaudaraan.
Ketua APDESI Kecamatan Sumedang Utara, Adang, dalam draf pernyataannya menyampaikan optimisme terhadap proses demokrasi di tingkat desa.
“Kami melihat Pilkades sebagai kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik. Siapa pun yang nantinya mendapat amanah, yang terpenting seluruh masyarakat kembali bersatu untuk membangun Kebonjati,” demikian draf statement Adang.
Pilkades pun diharapkan bukan hanya menjadi kompetisi mendapatkan suara, melainkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat visi, program dan komitmen masing-masing calon dalam membangun Kebonjati.





