Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda asal Kota Sukabumi di panggung internasional. Nadia Putri Ramadhani, pelajar kelas VII A SMPN 2 Kota Sukabumi, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih tiga gelar bergengsi dalam ajang Miss Asia Pacific 2026 kategori Preteen yang digelar di Negeri Sembilan, Malaysia.
Dalam ajang internasional tersebut, Nadia berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yakni Best National Costume, Miss Charming Teen, dan Free-Teen Asia Pacific Princess.
Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Nadia dan keluarganya, tetapi juga membawa harum nama Indonesia, khususnya Kota Sukabumi, di tengah persaingan peserta dari berbagai negara.
Keberhasilan Nadia di panggung internasional sekaligus memperkuat misi yang dibawanya selama mengikuti kompetisi, yakni memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Putri pasangan Ucup Supriatna dan Evi Sumanti tersebut sebelumnya telah mencatatkan prestasi sebagai juara utama Miss Bintang Indonesia 2026 kategori Preteen. Capaian itu kemudian mengantarkannya mendapatkan kepercayaan dari Yayasan Miss Bintang Indonesia untuk mewakili Indonesia dalam ajang Miss Asia Pacific 2026.
Perjalanan Nadia menuju panggung internasional tentu tidak diraih secara instan. Ia harus melewati proses seleksi dan persaingan yang cukup ketat, disertai berbagai persiapan, mulai dari mental, kemampuan komunikasi, penampilan, hingga penguasaan berbagai materi yang menjadi bagian dari kompetisi.
Kedua orang tua Nadia pun mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian putri tercinta mereka.
Ayah Nadia, Ucup Supriatna, mengatakan tiga gelar yang diraih putrinya merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, serta mental yang terus dibangun selama menjalani proses kompetisi.
“Pertama, tentu kami panjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, mendorong, serta membantu mengasah talenta anak saya hingga mampu meraih kesuksesan dalam perjalanan prestasinya,” kata Ucup, Sabtu (29/8).
Menurut Ucup, pencapaian Nadia bukan semata-mata tentang gelar juara. Lebih dari itu, pengalaman mengikuti kompetisi internasional menjadi proses penting bagi putrinya dalam membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, serta keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan.
Sementara itu, Founder Yayasan Miss Bintang Indonesia, Taufik Sanjaya, sebelumnya menegaskan bahwa gelar juara bukanlah akhir dari perjalanan seorang peserta.
“Setiap pemenang akan memiliki perjalanan dan kesempatan untuk terus mengembangkan diri,” kata Taufik melalui keterangan tertulis.
Ia menilai Nadia memiliki potensi besar yang masih dapat terus dikembangkan. Nadia juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak seusianya agar berani bermimpi, percaya pada kemampuan diri sendiri, serta terus berusaha meraih prestasi.
Keikutsertaan Nadia dalam ajang Miss Asia Pacific 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada keberhasilan meraih tiga gelar bergengsi. Kehadirannya di panggung internasional menjadi ruang penting untuk belajar, memperluas pengalaman, membangun jaringan, sekaligus memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Dari Kota Sukabumi menuju panggung Asia Pacific, Nadia Putri Ramadhani membuktikan bahwa usia muda bukanlah batas untuk meraih prestasi.
Dengan kerja keras, ketekunan, keberanian, serta dukungan dari keluarga dan berbagai pihak, generasi muda Indonesia mampu tampil percaya diri dan membawa harum nama bangsa di kancah internasional. (fal)





