TEROPONG INDONESIA – Hujan deras yang disertai hembusan angin kencang menerjang wilayah Kota Cimahi pada Jumat (3/4/2026) siang sekitar pukul 14.10 WIB. Cuaca ekstrem ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah properti warga dan fasilitas umum, terutama yang terjadi di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan.
Berdasarkan data hasil asesmen Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, tercatat terdapat empat titik lokasi yang terdampak langsung oleh bencana hidrometeorologi tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, membenarkan rincian kejadian yang telah ditangani oleh tim di lapangan.
“Pada Jumat siang terjadi penurunan cuaca yang cukup ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang. Hal ini menyebabkan beberapa kejadian mulai dari atap bangunan terbawa angin hingga pohon besar tumbang menimpa bangunan dan kendaraan,” kata Fithriandy saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).
Berikut rincian lokasi dan dampak kerusakan yang terjadi:
1. Kelurahan Melong
Di Jalan Melong Tengah RT 02 RW 04, kekuatan angin menyebabkan atap spandek milik Ibu Iim Maryam (51) lepas dan terbawa angin, kemudian menimpa atap genteng rumah milik Bapak Bambang (44).
“Total terdapat 2 Kepala Keluarga dengan 6 jiwa yang terdampak. Kerusakan dikategorikan ringan dengan estimasi kerugian mencapai Rp5.000.000,” sebutnya.
Sementara itu, di Komplek Pharmindo Jalan Rorojongrang Barat RT 03 RW 36, sebuah pohon jenis Pepaya Jepang tumbang dan menimpa satu unit kendaraan bermotor plat nomor F 1127 KN yang sedang diparkir.
“Bagian spoiler kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp500.000,” ucapnya.
2. Kelurahan Cibeureum
Di Jalan Raya Cibeureum RT 06 RW 04, sebuah pohon Angsana berukuran besar dengan diameter sekitar 1 meter dan tinggi 30 meter tumbang.
“Pohon tersebut menimpa tiang listrik dan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU), sempat menghambat arus lalu lintas. Estimasi kerusakan pada aset pemerintah kota ini mencapai Rp10.000.000,” lanjutnya.
Di lokasi berbeda, tepatnya di Jalan Raya Cibeureum No. 45 RT 01 RW 04, pohon jenis Petai tumbang dan menimpa bangunan saung joglo milik Bapak Feri Heriyandhi serta dinding pembatas milik PT DAM.
“Kerusakan di titik ini dikategorikan sedang dengan luas area terdampak sekitar 30 meter persegi dan estimasi kerugian mencapai Rp18.000.000,” ujarnya.
Penanganan dan Imbauan
Hingga laporan ini disusun, tim BPBD dan instansi terkait telah melakukan evakuasi dan pembersihan di sebagian besar lokasi.
“Namun, untuk penanganan di lokasi saung joglo masih menunggu penyelesaian kendala teknis,” katanya.
“Dalam insiden ini, Alhamdulillah tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi tetap dalam keadaan aman dan terkendali,” imbuhnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi bencana susulan masih mungkin terjadi. Warga diharapkan memastikan kondisi bangunan dan pohon di sekitar tempat tinggal dalam keadaan aman.
“Total keseluruhan estimasi kerugian material akibat terjangan angin kencang ini mencapai Rp33.500.000,” tandas Fithriandy. *** (Gani Abdul Rahman)





