Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Momentum peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan komitmen untuk membawa kota ini menuju masa depan yang lebih maju, inovatif, dan sejahtera. Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudisthira, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di era yang terus berubah.
Ajakan tersebut disampaikan Adithia saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi yang berlangsung pada Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, perjalanan Kota Cimahi selama seperempat abad terakhir menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dari wilayah yang pernah dihadapkan pada berbagai keterbatasan, Cimahi kini tumbuh menjadi kota yang memiliki identitas kuat sebagai kota militer, kota jasa, sekaligus kota kreatif.
“Peringatan ini menjadi refleksi perjalanan Cimahi yang terus berkembang dari daerah dengan berbagai keterbatasan menjadi kota yang memiliki identitas sebagai kota militer, kota jasa, dan kota kreatif,” ujar Adithia.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, aparatur pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga berbagai pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, capaian yang diraih Kota Cimahi saat ini merupakan hasil kerja bersama yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Salah satu pencapaian yang menjadi kebanggaan adalah keberhasilan Pemerintah Kota Cimahi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 13 tahun berturut-turut. Prestasi tersebut dinilai menjadi indikator pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Namun demikian, Adithia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari penghargaan atau capaian administratif semata. Lebih dari itu, hasil pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Keberhasilan pembangunan harus dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan kesejahteraan,” katanya.
Menghadapi tantangan masa depan, Adithia juga mendorong masyarakat untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan global. Pemanfaatan teknologi, peningkatan inovasi, serta penguatan daya saing dinilai menjadi kunci penting agar Kota Cimahi mampu terus berkembang dan bersaing di tengah dinamika zaman.
Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama ini dapat menjadi modal utama dalam mewujudkan Cimahi sebagai kota yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi seluruh warganya.
“Oleh sebab itu, kami berharap Kota Cimahi dapat menjadi kota yang lebih maju, inovatif, nyaman, aman, produktif, serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh warganya,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Adithia menunjukkan sikap terbuka terhadap berbagai masukan masyarakat. Ia menyampaikan permohonan maaf atas sejumlah kekurangan yang masih dirasakan warga, baik dalam aspek pelayanan publik maupun pembangunan daerah yang belum sepenuhnya memenuhi harapan.
“Terakhir, kami memohon maaf kepada seluruh elemen masyarakat atas segala kekurangan, baik dalam pelayanan maupun pembangunan Kota Cimahi yang belum sepenuhnya dapat terpenuhi,” ungkapnya.
Di usia ke-25 tahun, Kota Cimahi dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang baru untuk terus bertransformasi. Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, peringatan hari jadi ini menjadi momentum memperkuat tekad menjadikan Cimahi sebagai kota yang semakin unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan warganya. (Gani Abdul Rahman)





