Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Anggota DPRD Kota Sukabumi, H. Gundar Kolyubi, melaksanakan agenda reses terakhir masa sidang di wilayah RW 4, Kelurahan Cisarua, Rabu (24/9/2). Kegiatan berlangsung di halaman Posyandu Aster 4 dengan melibatkan kader Posyandu se-Kelurahan Cisarua dan para Ketua RW.
“Alhamdulillah, dalam reses kali ini saya menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi dan Kepala Puskesmas Sukabumi. Keduanya menyampaikan materi terkait program kesehatan dan program sosial,” ujar H. Gundar.
Ia menekankan pentingnya peran kader Posyandu dalam memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah masing-masing, khususnya dalam pendataan stunting. “Data otentik mengenai potensi stunting bisa didapat langsung dari kader yang bersentuhan dengan masyarakat. Jangan sampai ada kasus yang terlewat karena kader tidak turun langsung ke lapangan,” tambahnya.
H. Gundar juga mengimbau kader Posyandu untuk melakukan pendekatan jemput bola, aktif menanyakan kondisi kesehatan warga yang diduga mengalami masalah. Dalam kesempatan itu, sejumlah aspirasi muncul dari masyarakat, baik yang ditujukan kepada Dinas Sosial maupun Puskesmas.
“Insyaallah, dengan kewenangan saya di DPRD, saya akan mendukung apa yang sudah disampaikan kepada kedua instansi tersebut,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat bahwa di Kelurahan Cisarua terdapat tiga anggota DPRD Kota Sukabumi yang berdomisili di wilayah tersebut, yakni dirinya dari Fraksi Golkar, H. Kamal dari Fraksi Gerindra, serta Dhani Ramdhani dari Fraksi PKS. “Saya sampaikan agar masyarakat bisa langsung menyalurkan aspirasinya kepada para wakil rakyat di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Aspirasi lain yang mengemuka adalah terkait kesejahteraan kader Posyandu serta kebutuhan penunjang aktivitas lapangan. H. Gundar menyatakan akan mengawal kebijakan pemerintah agar insentif kader Posyandu bisa ditingkatkan.
“Terkait stunting, program pemerintah harus dikolaborasikan dengan peran Posyandu. Salah satunya melalui program makan bergizi gratis agar penanganan stunting lebih efektif di lapangan,” pungkasnya. (rifal)





