Pemkot Cimahi Gandeng KPK untuk Perkuat Pencegahan Korupsi

TEROPONG INDONESIA, Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Melalui kegiatan sosialisasi yang menghadirkan narasumber langsung dari KPK, Pemkot Cimahi mendorong kesadaran seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk menjaga integritas dan profesionalisme.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan, bahwa pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama, baik di tingkat legislatif, eksekutif, ASN, maupun masyarakat.

“Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat daerah, ASN, hingga masyarakat di tingkat RW. Harapannya, seluruh elemen bisa memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pencegahan korupsi agar tidak ada peluang terjadinya penyimpangan,” ujar Ngatiyana usai acara, Jumat (29/8).

Menurutnya, berbagai faktor yang memicu korupsi seringkali bermula dari niat dan peluang yang dibiarkan terbuka. Oleh karena itu, melalui pencerahan langsung dari KPK, ia berharap peserta dapat lebih sadar akan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas.

“Hindari segala bentuk pemberian yang bisa menimbulkan konflik kepentingan atau bahkan menjadi celah korupsi. Kami terus berkomitmen agar Cimahi bersih dan tetap normatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Ngatiyana juga menyampaikan bahwa Pemkot Cimahi selama ini diawasi secara ketat, baik oleh KPK maupun Inspektorat Daerah.

Evaluasi dan penilaian terhadap kinerja pemerintah dilakukan secara rutin, termasuk dalam pengawasan pelaksanaan anggaran dan program kerja.

“Pengawasan tidak hanya berhenti pada rencana, tapi sampai pada pelaksanaan. Kami tidak ingin ada pelanggaran yang bisa merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Cimahi akan menjadikan kegiatan sosialisasi ini sebagai agenda rutin, serta melakukan tindak lanjut secara internal.

Hingga tahun 2025, tercatat capaian pencegahan korupsi di Kota Cimahi telah mencapai 83%.

“Ada peningkatan yang signifikan. Ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Komitmen kita jelas: Cimahi harus tetap bersih dari korupsi,” pungkasnya. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *