TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – MAN 1 Kota Sukabumi menggelar Karya P5RA dengan tema Suntari (Sunda Selamanya Lestari) yang dilaksanakan di halaman Sekolah MAN 1 Kota Sukabumi, Kamis (13/02/2025).
Menurut Kepala MAN 1 Kota Sukabumi, Tatang Moch. Abdurahman, P5RA merupakan salah satu upaya MAN I Kota Sukabumi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah, sehingga siswa dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“P5RA juga membantu mengembangkan karakter siswa, seperti kepercayaan diri, kemandirian, dan tanggung jawab, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Swlain itu, ujarnya, P5RA juga diharapkan bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis.
“Dengan P5RA, siswa dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berpikir kritis, berkomunikasi efektif, dan bekerja sama dalam tim, sehingga mereka dapat menjadi lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan,” jelasnya.
Tatang juga berharap, dengan diadakannya kegiatan ini didapat para siswa dapat lebih memahami nilai-nilai Islam.

“P5RA membantu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,”tegasnya
Sementara itu, Ade Bunyamin, Waka Kurikulum dan Tontowy Jauhary, Guru – Ketua Fasilitator P5RA menjelaskan, bahwa P5RA sebagai program penguatan karakter dalam Kurikulum Merdeka.
“P5RA atau Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alaamin merupakan program penguatan karakter dalam Kurikulum Merdeka yang diimplementasikan di madrasah,” tuturnya.
Disebutkan, P5RA bertujuan untuk membentuk siswa yang memiliki kompetensi abad ke-21 dan karakter yang berakar pada nilai-nilai Pancasila.
“Beberapa tema yang dapat dipilih dalam P5RA, di antaranya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika,
Bangunlah Jiwa dan Raganya, Demokrasi Pancasila, Berekayasa dan Berteknologi untuk membangun NKRI, Kewirausahaan
Contoh kegiatan P5RA, di antaranya:
Pembuatan benda bernilai ekonomis dari bahan sampah,” jelasnya.
“Melalui kegiatan P5RA diharapkan siswa dapat mencermati isu dengan cermat tentang pentingnya gotong – royong, dan juga isu perundungan dengan video/film, belajar tentang pentingnya gotong – royong dan menghargai perbedaan serta mengembangkan sikap toleransi dan saling menghormati,” tandasnya (rifal)





