(TEROPONG INDONESIA)-, Sinergitas Industri dan Perguruan Tinggi melalui penguatan program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa berperan penting dalam mendorong inovasi dan digitalisasi untuk kesejahteraan serta kemajuan masyarakat Indonesia. Program Innovillage diinisiasi sejak tahun 2020 saat kondisi pandemi Covid-19, Innovillage hadir sebagai kompetisi Social Project dalam menghasilkan sociopreneur muda dalam memanfaatkan teknologi dan digital.
Melalui kolaborasi PT Telkom Indonesia bersama Perguruan Tinggi, Telkom University sebagai host kampus bekerjasama dengan komunitas Perguruan Tinggi (Forum Rektor Indonesia, Aliansi Perguruan Tinggi BUMN, Indonesia Career Center Network dan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) melaksanakan program Innovillage 2024. Targetkan dapat menggerakan lebih banyak mahasiswa agar semakin banyak menghasilkan pemanfaatan digitaliasi yang aplikatif dan tercipta peningkatan kemanfaatan sosial serta peningkatan ekonomi. Selain itu melalui program tersebut, Terlkom University menargetkan Innovillage jadi katalisator inovasi berbasis Komunitas untuk SDGs.
Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, & Kerjasama Telkom University Dr. Ir. Rina Puji Astuti, M.T, didampingi Ketua Panitia Innovillage tahun 2024 Dr. Runi Maghfirah menjelaskan tahun ini tema ‘5th Innovillage ialah Keberlanjutan Inovasi untuk Membangun Negeri’.
“Berdasarkan data yang dirangkum panitia, pada tahun kelima penyelenggaraan Innovillage ada kenaikan kuantias dan kualitas dari peserta. Pantia berhasil mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berpartisipasi dalam menciptakan solusi inovatif yang berdampak positif bagi masyarakat. Innovillage 2024 dengan bangga mengumumkan bahwa sebanyak 719 proposal telah diterima dan melibatkan 2.815 pendaftar mahasiswa dari 136 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Hal itu menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para inovator muda di 27 provinsi yang bersemangat untuk memberikan kontribusi positif dalam pembangunan negeri” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online di Telkom University (29/11/2024)
Menurutnya dalam era yang semakin menekankan keberlanjutan, mahasiswa memegang peranan penting sebagai agen perubahan. Salah satunya adalah dengan menciptakan solusi inovatif untuk tantangan sosial yang kompleks. Innovillage menjadi wadah strategis untuk mendorong ide-ide kreatif yang sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan SDGs (Sustainable Development Goals). Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengintegrasikan nilai keberlanjutan ke dalam sebuah solusi, tetapi juga berkontribusi secara langsung terhadap tujuan global seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga mitigasi perubahan iklim. Dengan menggabungkan visi ESG yang berorientasi pada dampak jangka panjang dan SDGs sebagai peta jalan keberlanjutan, kompetisi ini menjadi platform penting untuk membentuk pemimpin masa depan yang inovatif, etis, dan bertanggung jawab.
Ketua Panitia Innovillage tahun 2024 Dr. Runi Maghfirah menyampaikan setelah melalui proses pendaftaran, saat ini Inovillage memasuki proses proposal review untuk menentukan inovasi yang terpilih untuk melanjutkan proses pendanaan dan implementasi, dengan penilaian 50% dari ide / gagasannya dan 50% dari implementasinya. Proses proposal review dilakukan melalui kolaborasi 17 orang reviewer dari berbagai bidang, baik tema maupun lembaga pendidikan. Masing-masing proposal akan dievaluasi secara komprehensif berdasarkan beberapa kriteria, yaitu orisinalitas inovasi, value creation, relevansi dengan SDGs, peluang keberlanjutan, dan dampak sosial, serta kolaborasi dan potensi pengembangan. Melalui tahap proposal review terpilih Top 165 Social Project yang selanjutnya akan memasuki periode implementasi selama 2 bulan termasuk pelatihan, laporan kemajuan dan online pitching.
“Melihat capaian keberhasilan pada tahun ini, panitia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat untuk mensukseskan pelaksanaan Innovillage di 2024”ucapnya
Manager Social Responsibility Center (SRC) Telkom Indonesia, Edi Widiarso menyebutkan, Innovillage 2024 menjadi bukti komitmen Telkom dalam mendukung mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Program Innovillage ini menjadi salah satu wujud nyata Telkom dalam mendukung program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Selain fokus pada pengembangan inovasi berbasis teknologi, Telkom berkomitmen untuk mendukung pengembangan pendidikan, pengentasan masalah lingkungan, dan pemberdayaan UMKM. Para mahasiswa yang terpilih menjadi juara akan mendapatkan hadiah dana bantuan untuk programnya” ujarnya.
Dana tersebut diprioritaskan untuk memberdayakan mahasiswa menjadi inovator muda, melahirkan karya inovasi digital yang bermanfaat bagi masyarakat atau bangsa Indonesia. Menggerakkan perubahan positif di desa-desa Indonesia hingga mendukung upaya percepatan pencapaian SDGs.





