Perselisihan Antara MPC Pemuda Pancasila Dengan Ormas Garis Sukabumi Raya, Berakhir Damai

TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Perselisihan yang terjadi antara Ormas Garis Sukabumi Raya dengan Ormas Pemuda Pancasila (PP) menyusul terjadinya aksi pengeroyokan terhadap anggota salah satu anggota PP oleh anggota Ormas Garis, yang dilanjutkan dengan adanya aksi pengrusakan Sekertariat DPC Garis Cikole oleh PP pada 13 September 2024 lalu, hingga berujung pelaporan ke pihak kepolisian oleh kedua belah pihak, akhirnya berujung damai.

Pernyataan damai tersebut ditandai dengan adanya pertemuan kedua belah pihak yang berselisih sekaligus dilakukan penandatanganan surat pernyataan damai bermaterai, pada tanggal 15 September 2024 .

Menurut Ketua Ketua Ormas Garis, Ustd Ade Saepuloh, pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya perdamaian antara kedua belah pihak untuk menjaga kondusifitas di Kota Sukabumi.

“Insya Allah kita sudah islah, antara Garis dan PP kedepannya akan menjalin kerjasama dan menjalin komunikasi yang baik untuk kondusifitas Kota Sukabumi,” ucapnya.

Dikatakan, pihaknya sudah berusaha secara maksimal agar permasalah yang terjadi cepat selesai, dan masing – masing pihak bisa menjalankan aktifitas seperti biasa.

Disinggung sola laporan kepolisian, Ade menyebut kedua belah pihak sudah mencabut laporan yang dilayangkan ke pihak kepolisian, tinggal menunggu prosesnya berjalan.

“Insya Allah kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendidik dan membina anggota kami supaya kedepannya lebih baik dan kejadian ini jadi evaluasi bagi organisasi kami,” tandasnya.

Sementara dalam pertemuan tersebut Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi,  Melan Maulana, S.Ap., M.Si  menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Sukabumi atas ketidaknyamanan yang terjadi pasca terjadinya kejadian tersebut.

“Saya juga ingin disampaikan bahwa yang terjadi antara Pemuda Pancasila dan DPD Garis adalah karena miss komunikasi, tapi sekarang sudah selesai, artinya kita sama-sama menyadari bahwa kita tidak ada yang sempurna dan kita sama-sama meminta maaf,” ujarnya.

Ia menegaskan, sebagai sesama warga Kota Sukabumi siap berjalan bersama-sama dengan pihak lain untuk menjaga kondusifitas Kota Sukabumi.

“Kemudian, terkait teman-teman kita yang sedang di proses hukum, itu kami serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian,” katanya. (Rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *