Penulis: Dwi Arifin ( Jurnalis Media Cetak dan Online )
Perjudian sejak dulu menjadi penyakit yang sulit diberantas di tengah masyarakat. Hingga saat ini penyakit itu muncul menempel dalam perkembangan teknologi. Sehingga dengan mudah menyebar ke setiap rumah di perkotaan sampai ke perdesaan melalui handphone.
Dampak buruk perjudian mulai terasa ditengah masyarakat modern. Mulai dari perceraian, bunuh diri, hancurnya karir seseorang bahkan justru menjadi miskin yang awalnya mereka kaya. Berbagai upayapun dilaksanakan pihak pemerintah dan kelompok masyarakat.
Lalu bagaimana upaya ideal memberantas atau melawan agar perjudian hilang ditengah masyarakat. Ada 3 kekuatan untuk melawan perjudian di antaranya:
Pertama Dengan Membangun Masyarakat Yang Produktif
Ada dua kampung di pulau Jawa wilayah selatan, satu kampung masih marak peminat perjudian, satu kampung tidak mengenal perjudian. Yang menjadi pembeda karakter kampung tersebut ialah produktif atau tidaknya masyarakatnya. Semakin produktif dan penuh hal-hal positif, maka judi online tidak diminati sebagai penghasilan tambahan. Namun di lingkungan yang kurang produktif dan tidak tumbuhnya hal-hal positif, maka perjudian sering dijadikan oleh mereka sebagai penghasilan tambahan. Maka kesimpulannya membangun masyarakat yang produktif secara otomatis akan mencegah adanya perjudian.
Kedua Peran Ulama
Masyarakat Indonesia cenderung tidak bisa jauh dari ulama. Dari mulai lahir seorang anak, lalu syukuran menyembelih hewan ternak, mereka mengundang ulama. Saat sakit masyarakat dahulu datang ke ulama atau Kyai meminta do’a dan hingga meninggalpun tetap mengundang ulama untuk tahlilan. Ulama sejak dulu memiliki karismatik ditengah masyarakat. Bahkan kalau dicermati, jika ada ulama di satu wilayah, bahkan sudah meninggal dunia, keberkahan tempat tersebut cenderung masih terasa. Jadi jika ada ulama di kampung atau tengah perkotaan mengarahkan agar masyarakat sadar bahaya perjudian mereka akan menjauhinya.
Ketiga Peran Pemerintah Mematikan Situs-situs Perjudian Online
Pada dasarnya masyarakat tidak akan bisa mengakses perjudian, jika situs-situs perjudian diblokir pemerintah atau jenis perjudian lainnya ditutup oleh pemerintah. Hal itu terbukti, karena sebagian masyarakat berhenti melakukan perjudian, sebab tidak bisa mengakses perjudian online atau ditutupnya perjudian jenis lainnya yang ada di wilayah terdekat.





