Kinerja Bupati Bandung & Opini Publik Mejelang Tahun Politik Dalam Pandangan Ketum BKPRMI Kabupaten Bandung

Teropong Indonesia (Bandung)-, Diruang kerjanya yang sederhana, di kantor sekretariat RW yang juga dijadikan kantornya BKPRMI Kabupaten Bandung, didaerah komplek Cincin Permata Indah, Soreang, senin 05//06/2023 kang H. Cecep Irfan, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bandung, yang biasa dipanggil, “Ayah,” telah menebarkan senyumnya yang khas ketika akan diwawancarai.

BKPRMI kabupaten Bandung sendiri yang telah dilantik kepengurusannya pada tahun 2022 kemarin, merupakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, yang pada agendanya sesuai tema saat pelantikan Dewan Pengurus Daerah, akan melakukan penguatkan 5 pilar BKPRMI, yakni ; Mujahid, Musyadid, Muaddib, dan Mujaddid Dalam Mewujudkan Kabupaten Bandung BEDAS”, untuk Periode kepengurusan 2021-2025.

Kaitannya BKPRMI yang bersinergi dengan program BEDAS, sebagai satu gagasan besar dari pemerintah daerah dalam hal ini usungan Bupati H. Dadang Supriatna, adalah pengikat semua upaya yang ingin dimajukan oleh setiap ORMAS, Lembaga, Institusi, dan komponen pergerakan masyarakat lainnya, dengan kekuatan BEDAS, yang bukan hanya cuma slogan, tapi jadi pijakan untuk ditapaki semua komponen masyarakat tadi, dalam keikutsertaan, berpartisipasi membangun kabupaten Bandung yang, BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera,) dan ini menurut H. Cecep Irfan, itu bukan omong kosong, tapi upaya Bupati Kabupaten Bandung, dan semua lapisan masyarakat dalam merealisasikannya.

“kita tidak buta melihat langkah kongkret yang kreatif dari BEDAS yang selalu di gaungkan bersama sebagai sebuah komitmen, dan itu ternyata berdampak signifikan bagi kemajuan Kabupaten Bandung yang sebelumnya tidak bisa melaju seperti yang sekarang ini.” ujarnya.

“Bupati Kabupaten Bandung yang sekarang ini pituin kader NU, ia merupakan hasil cetakan, sosok yang didik dari awal dengan basis keilmuan agama yang kental, di mana ia adalah seorang santri! ”

Baca Juga :  Purbalingga Sukses Turunkan Kasus Stunting

“Dan jika itu di kaitkan dengan tema BKPRMI Saat pelantikan, dimana mengusung tema Mujahid, Mujahid itu adalah pembela kebenaran, Musyadid adalah pelurus, Muwaddid adalah Guru (Sosok teladan, memiliki moral baik), Mujaddid adalah pembawa pembaruan atau pembaharu, yaa…semua itu ada dalam sosok Bupati, dan ia praktekan itu semua dalam kepemimpinannya.” tutur Cecep dalam menanggapi sosok pribadi Bupati Kabupaten Bandung, dalam perspektif nilai-nilai kepositifan yang semangatnya terasa dalam memimpin Kabupaten Bandung di periode kepemimpinannya saat ini.

“Jika bicara masalah program yang di jalankan Bupati, program apa yang tidak berpihak pada ke umatan, dan penguatan spiritual ?”

“Program Guru ngaji itu spektakuler, walau tidak menutup mata ada yang kurang dan terus dalam perbaikan ! bayangkan, insentif guru ngaji berikut BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dengan anggaran Rp. 109 milyar pertahun untuk 17.000 guru ngaji. Ini merupakan angka tertinggi se-Indonesia untuk hal yang serupa”

“Berikutnya program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan melalui Bank BJB dan BPR Kertaraharja. ”

“Program lainnya, seperti Program strategis dari Bupati yaitu pemberian asuransi dan subsidi kepada para petani di Kabupaten Bandung yang di salurkan kepada 42 ribu petani, Program pembuatan beberapa rumah sakit, program pemulihan dan penguatan ekonomi kerakyatan serta pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. ”

“Kemudian Ada program peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan derajat masyarakat yang sehat dan produktif, serta pengembangan potensi kepariwisataan di Kabupaten Bandung sebagai sebuah destinasi yang terintegrasi semuanya.”

“Bicara masalah program lainnya ada juga program dalam hal untuk pengendalian pencemaran lingkungan hidup, masalah sampah, sudah jadi konsentrasi Bupati yang siap dibenahi dalam penanggulangannya.”

Baca Juga :  DPRD Jabar Terima Kunjungan Kerja DPRD Bengkulu Bahas Penganggaran Alokasi Dana Program Kemensos dan Dinsos

“Lalu ada program untuk mengantisipasi risiko perubahan iklim yang semakin tak menentu, kita juga perlu dalam peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah di kabupaten Bandung, terus ada juga program peningkatan pelayanan jaminan sosial pada seluruh lapisan masyarakat, peningkatan inovasi dan teknologi bidang agrikultur serta penguatan ketahanan pangan, juga reformasi birokrasi integratif, inovatif dan dinamis.” Jelas H. Cecep berapi-api saat diwawancarai, berkaitan capaian baik yang sudah maupun akan di laksanakan pemerintah Daerah.

“Tak cukup waktu singkat untuk membuat kabupaten bandung ini menjadi kabupaten hebat, Kita butuh waktu, walau baru dua tahun masa Bupati kita memerintah, tapi dari bunga-bunga yang mulai terlihat, harumnya pun tak akan lama lagi kita rasakan. ”

“Menjadi Bupati tak bisa juga kita memuaskan semua kalangan, mungkin ada pihak yang belum tersapa, belum sempat di ajak berbincang, atau ngabako kata istilah Siliwanginya mah, khususnya untuk mengintimkan agar dekat, dan tahu karakter bapak Bupati kita, intinya, Bupati Periode ini perlu di support upaya kerja hebatnya yang sudah sangat berpihak ke masyarakat agar bisa terus berlangsung lebih masif lagi.”

“Jujur, menghadapi hal yang sekarang ini menimpa Bupati kita dengan pemberitaan miring yang belum tentu kebenarannya, kita seakan membuang kebaikan yang selama ini sudah beliaunya lakukan dengan menanam kebaikan. ”

“Sangat di sayangkan pengiringan isue politik itu sangat menjatuhkan, namun tidakah sadar juga, jika itu hanya bualan belaka misalnya, karena ada pemain politik yang sedang bermain api, sebab ini tahunnya tahun politik, yang mencari cara untuk menjatuhkan lawan, dan bisa jadi pengiring isuenya, si pembuat opini, eh malah tertimpa akibat, yang berbalik menjadi senjata makan tuan, jika itu terjadi, berarti hukum alam selalu berada di atas kebenaranya, ” menutup dialog terakhirnya, H. Cecep Irfan mengingatkan adanya resiko setimpal yang bisa saja terjadi pada oknum pembuat opini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *