Pemkot Cimahi Pastikan PPM 2026 Segera Bergulir, Fokus pada Pemberdayaan dan Pemerataan Pembangunan

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi memastikan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Tahun 2026 akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Program strategis tersebut ditargetkan mulai berjalan serentak sebelum Hari Ulang Tahun ke-25 Kota Cimahi pada 21 Juni 2026 mendatang.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira mengatakan, pelaksanaan PPM direncanakan dimulai pada pekan ketiga Mei 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat menjelang momentum hari jadi Kota Cimahi.

“Rencananya pelaksanaan dilakukan serentak sebelum 21 Juni 2026 sebagai hadiah dari Pemerintah Kota Cimahi menjelang HUT Kota Cimahi ke-25,” ujar Adhitia saat diwawancarai awak media, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, PPM merupakan bagian dari program prioritas daerah yang dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat kewilayahan. Program ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam mengawal visi pembangunan Pemerintah Kota Cimahi di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota.

Adhitia menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan inti kota, tetapi harus menjangkau seluruh lingkungan masyarakat secara merata.

“Harapannya PPM ini menjadi instrumen keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Pembangunan harus merata, tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota saja, tetapi juga di wilayah,” katanya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan, Pemkot Cimahi turut menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Cimahi guna memberikan sosialisasi kepada para lurah, camat, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam program tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sejak awal agar tidak muncul persoalan administratif maupun teknis selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

“Seluruh stakeholder diberikan sosialisasi oleh Kejaksaan Negeri Kota Cimahi agar pelaksanaannya sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait mekanisme teknis seperti penentuan toko material, konsultan pendamping, hingga sistem pelaksanaan kegiatan, pemerintah daerah masih menyiapkan petunjuk teknis (juknis) yang akan menjadi acuan resmi.

Pemkot Cimahi berharap PPM 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat partisipasi warga, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *