Bekerjasama Dengan Puskesmas Benteng, SMPN 10 Kota Sukabumi Lakukan Penyuluhan Remaja Hidup Sehat

TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Menyusul banyak ditemukannya kasus Anemia dan Stunting pada anak usia remaja di Kota Sukabumi, Puskesmas Benteng melakukan penyuluhan tentang kesehatan kepada para siswa SMPN 10 Kota Sukabumi melalui program Remaja Hidup Sehat, Kamis (22/08/2024).

Menurut dr. Nabil, selaku narasumber dalam kegiatan tersebut, saat ini tengah marak kasus – kasus penyakit gagal ginjal pada anak usia remaja. Selain itu, ujarnya, pihaknya juga menemukan kasus anemia dan stunting pada anak usia remaja.

“Melalui program ini, kita berusaha meminimalisir terjadinya kasus – kasus tersebut, seminggu sekali kita berikan tablet penambah darah pada remaja putri, untuk mencegah Stunting dan Anemia,” ucapnya.

Obat penambah darah ini, lanjutmya, juga akan bermanfaat ketika mereka dewasa nanti, menikah kemudian melahirkan, maka kasus kematian ibu akibat kekurangan darah diharapkan akan berkurang.

“Jadi kalau kita lakukan proses sejak dini diharapkan bisa mengurangi resiko – resiko kesehatan pada anak usia remaja yang sedang marak saat ini,” tambahnya.

Disebutkan, kegiatan sosialisasi Program Raja Hidup Sehat ini sudah dilakukan dihampir semua sekolah yang ada diwilayah Kota Sukabumi.

Berikut, 7 cara Pencegahan Kasus Anemia dan Stunting  pada anak usia remaja, sesuai Permenkes RI,

1. Minum tablet tambah darah seminggu sekali pada remaja putri,

2. Mengkonsumsi makanan yang mengadung protein hewani.

3. Mengurangi konsumsi makanan manis,

4. Mengkonsumsi buah – buahan,

5. Minum air putih minimal 8 gelas/hari,

6. Melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit/hari,

7. Tidur minimal 8 jam/hari.

Sementara Kepala SMPN 10 Kota Sukabumi, Nunung Nurjanah, M.Pd, mengatakan, program yang dilaksanakan Puskesmas Benteng tersebut sudah menjadi kegiatan rutin disekolahnya, karena SMPN 10 mempunyai misi sebagai Sekolah Sehat, sehingga rutin melaksanakan kegiatan program Sekolah Sehat, yakni Sehat Bergizi dan Sehat Fisik.

Diterangkan, untuk kegiatan Sehat Bergizi, salah satunya melakukan sarapan pagi bersama, sedangkan untuk Sehat Fisik diantaranya dengan melakukan senam bersama, permainan tradisional dan sebagainya.

“Berkaitan dengan kegiatan sekolah sehat ini, kami sudah melakukan kerjasama, pihak Puskesmas Benteng selalu memantau kegiatan sehat bergizi dan sehat fisik yang kita laksanakan sekaligus memberikan pembinaan tentang kesehatan remaja,” tuturnya.

Menurutnya, sebagai harapan masa depan bangsa, maka kondisi kesehatannya harus terjaga, dan sekolah adalah salah satu tempat yang bisa memgedukasi dan mengubah pola hidup hidup sehat.

“Supaya anak – anak lebih kuat lagi pengetahuan tentang kesehatan sebagai bekal masa depan mereka, maka kita datangkan narasumber dari lembaga yang kompeten dibidangnya,” pungkas Nunung. (Rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *