TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan Merbaboe yang rusak dan terbilang menyeramkan akibat banyak ditumbuhi pohon bambu liar dan tanaman rambatan, sehingga warga kerap diliputi rasa was – was, saat melintas dilokasi tersebut, Pemerintah Kelurahan Karang Tengah, bersama unsur terkait dan perwakilan warga dari 17 RW, melaksanakan gotong – royong membersihkan lokasi tersebut, Jum’at (02/08/2024).
Menurut pengakuan warga, lokasi yang berada disekitar RW 10, Kelurahan Karang Tengah ini, rawan tindak kejahatan, akibat kondisi sepi dan gelap, yang diperparah dengan kondisi jalan rusak, dimana lubang – lubang berukuran besar menghiasi ruas jalan yang menjadi akses vital bagi warga dalam melakukan aktivitas sehari – harinya.
Camat Gunung Puyuh, Widia Yudha Setiawan, berharap melalui kegiatan gotong – royong yang dilaksanakan jelang peringatan HUT RI ke 79 ini, bisa merubah kesan angker menjadi lokasi yang lebih nyaman untuk dilintasi.
“Mudah – mudahan gebrakan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan ini, bisa merubah kesan angker menjadi lebih nyaman untuk dilintasi, terutama pada malam hari,” ucapnya, saat ditemui dilokasi gotong – royong.
Terkait banyaknya bentangan kabel yang disinyalir milik perusahaan swasta, bahkan tak sedikit yang sengaja memanfaatkan tiang listrik sebagai alat bantu membentangkan kabel, Yudha menghimbau agar perusahaan terkait turut berkontribusii dalam upaya gerakan bersih – bersih tersebut dengan melakukan penataan yang lebih baik.
Sementara Lurah Karang Tengah, Herry Purnomo, mengaku kondisi sepanjang Jalan Merbaboe tersebut sudah menjadi perhatian semua pihak untuk segera dilakukan langkah – langkah penataan.
“Sebelumnya kita sudah membahas hal ini dengan semua Ketua RW dan mendapat dukungan dari Camat untuk melakukan aksi penataan lingkungan disekitar lokasi yang dianggap tidak nyaman,” ucapnya saat ditemui diruang kerjanya.
Disebutkan, aksi tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2024 mendatang dengan melibatkan unsur SKPD seperti BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan dan unsur terkait lainnya serta perwakilan tiap RW di Kelurahan Karang Tengah, masing – masing 3 orang.
Selain itu, pada tanggal 11 Agustus 2024, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan bersih – bersih jelang Festival Cipelang Herang, sebagai bagian dari rangkaian Peringatan HUT ke 79 Republik Indonesia.
Diakui, minat masyarakat untuk berkunjung ke wahana Cipelang Herang masih kurang, namun pihaknya akan terus berupaya melakukan pembenahan diberbagai sektor, agar keberadaan Teras Cipelang Herang kedepan akan lebih baik.
“Saat ini sudah ada even yang akan dilaksanakan di Teras Cipelang Herang, dan beberapa komunitas masyarakat juga dan yang akan menyediakan fasilitas permainan air, mudah – mudahan kedepan keberadaan Teras Cipelang Herang akan menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat Kota Sukabumi khususnya,” jelas Herry. (Rifal)





