Pither Tjuandys Serap Aspirasi Warga Desa Kayuambon di Reses Pertama

Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys saat meninjau Posyandu di Desa Kayuambon.

TEROPONG INDONESIA – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat Pither Tjuandys resmi membuka agenda reses masa sidang kali ini di Desa Kayu Ambon.

Kehadirannya bukan sekadar silaturahmi, namun bentuk akuntabilitas atas janji yang sudah disampaikan pada kunjungan sebelumnya.

“Kami memilih Desa Kayu Ambon karena pada reses lalu aspirasi warga diwujudkan nyata. Dalam satu hingga dua minggu ke depan pembangunan jalan di dua wilayah RW akan dimulai dengan anggaran masing-masing Rp200 juta rupiah,” kata Pither saat ditemui usai reses hari pertama di Desa Kayuambon, Lembang, Rabu (4/11/2026).

Pither menegaskan, kehadirannya kali ini bertujuan menjaring usulan pembangunan untuk tahun anggaran 2027.

“Sarana ibadah drainase dan gedung Posyandu yang sudah rusak dan tidak layak menjadi tiga prioritas utama yang disampaikan warga,” sebutnya.

Selain infrastruktur jalan, sambung Pither, perbaikan fasilitas umum dan fasilitas sosial menjadi target utama yang akan diperjuangkan pada tahun depan.

Ia juga mengingatkan, usulan tersebut nantinya harus dimasukkan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.

“Khusus untuk sarana ibadah Dewan Keluarga Masjid (DKM) harus memiliki akun sendiri dan pemerintah akan menyalurkan bantuan sekaligus memberikan pendampingan teknis,” jelasnya.

Tak hanya di Kayu Ambon persoalan banjir di kawasan Lembang juga disorot. Warga melaporkan meski area depan Panorama sudah bebas genangan air kini banjir mengalir menuju kawasan Sespim.

Pither menuturkan, saluran air dan jembatan di jalur tersebut perlu diperlebar serta diluruskan sementara pepohonan yang menghalangi aliran air perlu ditata.

“Pelaksanaan penanganan di lokasi tersebut sebenarnya sudah berjalan namun masyarakat meminta skala pekerjaan diperbesar agar persoalan banjir benar-benar tuntas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *