Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Badan Kerja Sama Gereja (BKGS) Kota Sukabumi yang digelar di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sukabumi, Jalan Veteran II No. 18, Kota Sukabumi, Senin (1/6/2026).
Perayaan ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan tanggal berdirinya BKGS pada 1 Juni 1976, sehingga tepat pada 1 Juni 2026 organisasi tersebut memasuki usia emas ke-50 tahun. Selain itu, peringatan HUT BKGS juga berlangsung bersamaan dengan Hari Lahir Pancasila, yang menjadi simbol kuat nilai persatuan, toleransi, dan keberagaman di Indonesia.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas eksistensi BKGS yang mampu bertahan dan terus berkontribusi bagi masyarakat selama lima dekade.
“Usia ke-50 tahun bagi sebuah perkumpulan adalah sesuatu yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa hubungan antaranggota sangat solid, kebersamaan terjaga, dan organisasi mampu terus berjalan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ayep Zaki menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi mendukung seluruh organisasi dan perkumpulan yang berperan dalam menjaga persatuan serta menciptakan kebaikan di tengah masyarakat.
“Saya selaku kepala daerah tentu mendukung semua perkumpulan yang bergerak untuk kebaikan. Kehadiran BKGS selama 50 tahun menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan toleransi terus tumbuh di Kota Sukabumi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Ayep juga menyinggung prestasi Kota Sukabumi yang berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu kota toleran di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut harus terus dipertahankan dan diperkuat melalui berbagai program yang mendukung kerukunan antarumat beragama.
“Kota Sukabumi telah mendapatkan penghargaan sebagai kota toleransi peringkat ke-6. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua. Karena itu, ke depan kami akan memprogramkan pembangunan Rumah Toleransi sebagai ruang bersama untuk memperkuat persaudaraan dan dialog antarumat beragama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ayep mengibaratkan usia 50 tahun sebagai usia emas yang melambangkan kematangan dan kesempurnaan. Baik dalam pernikahan, dunia usaha, maupun organisasi, usia emas menunjukkan perjalanan panjang yang penuh komitmen dan keberhasilan.
“Angka 50 itu identik dengan perayaan emas. Dalam pernikahan dikenal sebagai pernikahan emas, dalam dunia usaha juga usia emas. Begitu pula dalam sebuah perkumpulan. Emas adalah logam yang bernilai dan telah melalui proses panjang hingga menjadi kuat dan sempurna,” jelasnya.
Wali Kota Sukabumi berharap BKGS Kota Sukabumi dapat terus menjaga kekompakan, soliditas, dan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat kerukunan umat beragama.
“Harapan saya, BKGS terus kompak, terus solid, dan tetap menjadi mitra strategis dalam menjaga harmoni serta persatuan di Kota Sukabumi,” pungkasnya.





