Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Forum RT/RW Kota Sukabumi memastikan agenda yang semula direncanakan sebagai aksi turun ke jalan pada Rabu, 20 Mei 2026, resmi diubah menjadi kegiatan audiensi. Meski demikian, ratusan peserta tetap akan dikerahkan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan aspirasi terkait Program Pemberdayaan RT/RW (P2RW).
Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, kegiatan audiensi akan diawali dengan pengumpulan massa di Gedung Juang Kota Sukabumi. Selanjutnya, peserta akan melakukan longmarch menuju gedung DPRD Kota Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Balai Kota Sukabumi.
Perwakilan Forum RT/RW Kota Sukabumi, , mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya bersama dalam memperjuangkan aspirasi para pengurus lingkungan dan masyarakat.
“Agenda tanggal 20 Mei tetap berjalan, hanya saja bentuknya diubah menjadi audiensi. Kami tetap mengerahkan massa sebagai bentuk kebersamaan dan keseriusan dalam memperjuangkan P2RW,” ujar Arif Rahman kepada wartawan.
Ia menjelaskan, teknis pelaksanaan dimulai dengan titik kumpul di Gedung Juang, kemudian peserta melakukan longmarch menuju DPRD Kota Sukabumi untuk audiensi, dan dilanjutkan ke Balai Kota Sukabumi.
Menurut Arif, pihaknya memperkirakan jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 500 orang yang berasal dari berbagai kelurahan di Kota Sukabumi. Karena itu, para koordinator di masing-masing wilayah diminta untuk mendata dan menyampaikan jumlah peserta yang akan hadir.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung. Ini bukan sekadar kepentingan kelompok, tetapi bagian dari perjuangan bersama untuk hak-hak masyarakat,” tambahnya.
Forum RT/RW pun mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban serta mengedepankan semangat kebersamaan dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah. (fal)





