BANDUNG – Bangunan gedung olahraga Padel yang berdiri di atas aliran anak Sungai Cikapundung menuai penolakan dari Forum Peduli Bandung.
Bangunan gedung olahraga Padel tepatnya berada di jalan<span;> Guntur Sari Wetan RT 05 RW 11 Kelurahan Turangga Kecamatan Lengkong Kota Bandung.
Mewakili Forum Peduli Bandung Wawan Nos menilai proyek tersebut berpotensi merusak ekosistem sungai sekaligus memperparah risiko banjir di kawasan kota.
Dalam pernyataannya, Wawan Nos menegaskan bahwa betonisasi di atas sungai bukanlah solusi pembangunan berkelanjutan.
“Sungai bukan lahan kosong yang bisa ditutup begitu saja. Ini ruang hidup bagi ekosistem dan juga bagian penting dari sistem drainase alami kota,” ujarnya.
Kami Forum Peduli Bandung mengkhawatirkan bahwa pembangunan gedung olahraga di atas anak sungai akan menghambat aliran air, terutama saat musim hujan.
“Selain itu, penutupan permukaan anak sungai dengan struktur beton dinilai dapat mengurangi kualitas lingkungan dan mempercepat degradasi kawasan bantaran,”tutur Wawan.
Disamping itu juga anak Sungai Cikapundung memiliki nilai historis dan ekologis yang seharusnya dijaga, bukan justru ditutup oleh proyek infrastruktur.
Wawan memaparkan Forum Peduli Bandung meminta transparansi lebih lanjut terkait analisis dampak lingkungan (Amdal) serta keterlibatan publik dalam proses pengambilan keputusan.
Kami mendesak pemerintah kota dan DPRD Kota Bandung untuk meninjau ulang proyek tersebut. dan kami mendorong pembangunan yang lebih ramah lingkungan, seperti revitalisasi kawasan sungai tanpa menutup aliran air.
Forum Peduli Bandung berencana menggelar aksi lanjutan sebagai bentuk penolakan dan upaya menjaga kelestarian lingkungan kota.





