Antisipasi Gangguan Ramadan, Polres Cimahi Perketat Pengamanan di Titik Rawan

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Memasuki bulan suci Ramadan, Polres Cimahi memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan di Kota Cimahi. Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kerap meningkat selama Ramadan, mulai dari keramaian berburu takjil hingga aksi balap liar.

Kapolres Cimahi, Niko N Adi Putra, menegaskan bahwa jajarannya telah meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam krusial seperti menjelang berbuka puasa dan saat pelaksanaan salat tarawih.

“Patroli difokuskan menjelang buka puasa di lokasi-lokasi masyarakat berburu takjil. Saat tarawih juga kami tempatkan personel untuk memastikan keamanan,” ujarnya di Mapolres Cimahi, Jumat, (27/2/2026).

Menurut Niko, pengamanan Ramadan tidak dilakukan secara insidental, melainkan melalui pola terstruktur. Polres Cimahi telah membentuk tim-tim kecil yang ditugaskan secara khusus untuk melakukan pemantauan lapangan secara rutin selama Ramadan.

Selain pengamanan di pusat keramaian, kepolisian juga memberi perhatian serius terhadap potensi balap liar yang kerap muncul pada waktu subuh maupun malam hari. Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lain serta meresahkan warga.

Salah satu titik yang menjadi fokus pengawasan berada di wilayah Margasih. Di lokasi tersebut, personel ditempatkan secara stasioner untuk mencegah aksi balap liar sejak dini.

“Di beberapa titik sudah kami plotting anggota. Khususnya di Margasih, personel bersiaga untuk memastikan tidak ada balap liar,” tegas Niko.

Tak hanya mengandalkan patroli, Polres Cimahi juga menerapkan rekayasa lalu lintas sebagai langkah preventif. Water barrier dipasang dan disempitkan pada titik-titik tertentu untuk menghambat ruang gerak pelaku balap liar.

Upaya ini diklaim efektif. Hingga saat ini, situasi kamtibmas di sejumlah titik rawan terpantau relatif kondusif, baik pada waktu subuh maupun malam hari.

Kapolres memastikan, pengamanan akan terus dievaluasi sesuai dinamika di lapangan sepanjang Ramadan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban serta segera melapor jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kekhusyukan ibadah.

“Alhamdulillah sampai saat ini situasi masih terkendali karena anggota konsisten melakukan pengawasan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” tandasnya. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *