TEROPONG INDONESIA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025. Berbagai penghargaan dari lembaga nasional berhasil diraih sebagai bentuk pengakuan atas komitmen instansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat Reforma Agraria, mendorong transformasi digital, hingga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Selain capaian internal, kita juga memperoleh berbagai penghargaan dari kementerian dan lembaga lain. Berbagai penghargaan yang diterima menjadi indikator keberhasilan program kerja dan inovasi di lingkungan ATR/BPN,” ujar Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, dalam Rapat Pimpinan (Rapim) pertama tahun 2026 di Aula Prona, Jakarta, Rabu (14/01/2026).
Deretan penghargaan yang berhasil dikumpulkan antara lain: Finalis Top Inovasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025 dari Kementerian PAN-RB, CNN Awards 2025 kategori Rural Development & Regional Equity, serta predikat Badan Publik “Informatif” dari Komisi Informasi Pusat. Tidak hanya itu, Kementerian ATR/BPN juga meraih penghargaan Popular Government Institutions 2025 dari The Iconomics dan apresiasi pengelolaan komunikasi publik digital dari GPR Institute.
Apresiasi juga datang dari berbagai sektor lain. Kementerian ini menyabet Juara III Penggunaan Produk Dalam Negeri dari Kementerian Perindustrian, Juara II Anugerah Reksa Bandha dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, hingga penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia atas percepatan sertipikasi tanah wakaf.
Penghargaan bergengsi lainnya termasuk pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik paling masif dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), peringkat pertama pengguna Cash Management System (CMS), kualifikasi CORPU Berdampak dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, serta penghargaan Inovasi Teknologi dan Layanan Publik dari Berita Satu.
Dalu menegaskan bahwa penghargaan-penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan motivasi untuk meningkatkan kinerja di tahun 2026. “Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi kita semua untuk memperkuat pelayanan, mempercepat penyelesaian berkas pertanahan, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Rapat pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN secara luring, serta para Kepala Kantor Wilayah BPN beserta jajaran di seluruh Indonesia secara daring.
Momentum Rapim ini dimanfaatkan untuk memperkuat strategi kerja dan memastikan seluruh program inovasi serta digitalisasi pertanahan berjalan optimal, guna mencapai target kinerja yang lebih tinggi pada tahun 2026.





