Pelayanan Regident Dipastikan Aman dan Lancar Saat Nataru 2026

Kanit Regident, IPDA Deden Gustafiana, S.H.,

Pewarta : Steven Gervan

‎Teropong Indonesia – Sumedang-, Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Sumedang memastikan seluruh pelayanan tetap berjalan optimal selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kanit Regident, IPDA Deden Gustafiana, S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel, sarana, dan sistem secara menyeluruh untuk menghadapi lonjakan pelayanan akhir tahun.

‎“Kami siaga total. Semua sistem, personel, dan sarana sudah kami siapkan. Masyarakat tidak perlu khawatir, pelayanan STNK, BPKB, Mutasi, SIM hingga Identifikasi Kendaraan akan tetap berjalan cepat, aman, dan bebas hambatan selama Nataru,” kata Deden saat ditemui, Senin (1/12).

‎Ia menambahkan bahwa Unit Regident menerapkan pola kerja shift serta menyiapkan personel cadangan untuk menjaga kelancaran pelayanan. Pengecekan kesehatan anggota, penguatan SOP, dan pengawasan internal juga diperketat agar pelayanan tetap prima.

‎Selain di sisi personel, penguatan layanan dilakukan dengan optimalisasi loket pelayanan, penyediaan jalur khusus untuk lansia dan difabel, serta pemanfaatan layanan digital untuk mengurai antrean. Deden menyebut sistem jaringan, komputer, printer, hingga ketersediaan blanko dan formulir sudah melalui pengecekan detail agar tidak terjadi gangguan pada hari puncak.

‎Unit Regident juga meningkatkan pengamanan area pelayanan dan parkir untuk mencegah gangguan Kamtibmas. Koordinasi dengan satuan fungsi lain dilakukan dalam rangka mendukung Operasi Lilin, sekaligus mencegah potensi penyimpangan seperti pungli atau oknum yang memanfaatkan situasi libur panjang.

‎Di sisi lain, informasi jadwal layanan selama Nataru terus disebarkan melalui media sosial dan kanal resmi agar masyarakat tidak salah waktu saat datang ke loket. Edukasi mengenai kelengkapan dokumen juga digencarkan untuk mempercepat proses registrasi.

‎Mengantisipasi gangguan teknis, tim IT disiagakan penuh untuk memastikan sistem online berjalan lancar. Jika terjadi gangguan jaringan nasional, prosedur layanan alternatif sudah disiapkan agar proses pelayanan tetap bisa dilakukan.

‎Deden menegaskan bahwa seluruh persiapan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis. “Yang terpenting, masyarakat tetap nyaman dan terlayani dengan baik. Itu fokus kami,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *