Anggota DPRD Kota Sukabumi, Anita Fajarianti Gelar Reses, Serap Aspirasi Warga Selagombong

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Anita Fajarianti, melaksanakan reses masa sidang I tahun 2025 di Kampung Selagombong RW 08, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat konsolidasi politik di tingkat akar rumput.

Dalam dialog bersama warga, Anita menerima berbagai keluhan, di antaranya terkait administrasi kependudukan. Menurutnya, banyak data kependudukan di wilayah yang jauh dari kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) belum terintegrasi dengan baik, khususnya terkait pembuatan KTP.

“Informasi dari Disdukcapil, masih ada data yang belum terintegrasi. Karena itu, kita dorong agar pelayanan bisa lebih cepat dieksekusi, khususnya bagi warga yang mengalami kendala dalam pengurusan KTP,” ujar Anita.

Selain itu, warga juga menyampaikan persoalan terkait BPJS dan PKH. Sejumlah warga yang sebelumnya mendapat bantuan BPJS mengaku terhenti kepesertaannya lantaran ada anggota keluarga yang sudah bekerja. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan maupun bantuan sosial.

Tak hanya itu, warga Selagombong juga mengeluhkan masalah lingkungan, terutama soal pembuangan limbah septiktank yang dinilai belum tertangani dengan baik. Kondisi tersebut membuat sebagian warga membuang limbah di kebun atau selokan sekitar, yang tentu berdampak pada kesehatan lingkungan.

“Kelurahan Baros sebenarnya sudah turun langsung meninjau lokasi untuk mencari solusi terkait pembuangan limbah. Namun masih ada keberatan dari sebagian warga sehingga belum ada keputusan final,” jelas Anita.

Anita menegaskan, meskipun beberapa persoalan bukan ranah langsung dari Komisi I DPRD, pihaknya tetap berkomitmen menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak terkait.

“Keluhan masyarakat ini tetap harus diperjuangkan. Kita akan koordinasikan dengan dinas maupun fraksi lain agar bisa segera ditindaklanjuti. Masyarakat berharap semua permasalahan cepat ditangani, meskipun dalam praktiknya tentu membutuhkan proses,” pungkasnya. (rifal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *