Murid SMKN 1 Cimahi Antusias Rekam KTP-el di Sekolah, PPTak Perlu Lagi Antri di Disdukcapil

Teropong Indonesia, KOTA ClMAHI – Raut wajah lega dan antusias tampak dari para siswa SMKN 1 Cimahi pada Senin (15/9/2025) pagi.

Di aula sekolah yang terletak di Jalan Mahar Martanegara Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, mereka berbaris rapi, menanti giliran perekaman KTP elektronik (KTP-el) yang dilakukan langsung oleh petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi.

Bagi sebagian siswa, ini adalah kali pertama mereka berinteraksi dengan proses administrasi kependudukan. Tak sedikit dari mereka yang mengaku terbantu dan merasa senang, karena tidak harus mengurus dokumen ini sendiri ke kantor Disdukcapil.

“Saya sempat bingung kapan bisa buat KTP, soalnya sekolah padat dan lokasi Disdukcapil juga jauh dari rumah. Tapi sekarang bisa langsung di sekolah, jadi lebih gampang,” ujar Alya, siswi kelas 12.

Langkah jemput bola ini merupakan inisiatif Disdukcapil Kota Cimahi untuk mempercepat kepemilikan dokumen resmi di kalangan pelajar. Plt Kepala Disdukcapil, Tri Lospalla Candra, S.STP, menjelaskan bahwa program ini ditujukan bagi siswa berusia 16 hingga 17 tahun yang sudah memenuhi syarat untuk memiliki KTP-el.

“Ini bagian dari upaya kami menciptakan tertib administrasi kependudukan, sekaligus memberikan kemudahan bagi generasi muda agar tidak perlu repot datang ke kantor pelayanan,” ujarnya.

Tak hanya siswa yang merasa terbantu, pihak sekolah pun menyambut baik inisiatif ini. Kepala SMKN 1, Agus Priyatmono Nugroho, S.Pd., M.Si., menilai kegiatan perekaman KTP-el di lingkungan sekolah sangat tepat sasaran.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak jadi paham pentingnya memiliki identitas resmi sejak dini. Ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dan tanggung jawab sosial mereka,” ujar Agus.

Perekaman KTP-el di sekolah ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan. Pendekatan yang lebih ramah dan langsung menyasar pelajar, program ini mampu menanamkan kesadaran administratif sejak usia muda, sekaligus menekan angka keterlambatan kepemilikan dokumen kependudukan di Kota Cimahi. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *