TEROPONG INDONESIA- Kota Bandung-, “Parenting Teacher interview” merupakan agenda pertemuan antara orang tua siswa dan guru untuk membahas perkembangan, perilaku, dan prestasi siswa di sekolah. Melalui wawancara itu bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan guru, serta untuk bekerja sama dalam mendukung pendidikan atau prestasi siswanya.
Siti Karimah S.Pd, Sekertaris MPLS tahun 2025/2026 SDN 178 Gegerkalong KPAD Kota Bandung menjelaskan tahun ini sekolahnya memiliki program baru yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Program tersebut ialah Parenting Teacher interview.
“Momen guru agar lebih dalam mengenal kondisi siswanya secara personal hingga orang tuanya. Teknisnya nanti orang tua diundang oleh ke sekolah, lalu oleh guru diinterview atau mengisi google form yang membahas berbagai point untuk mengetahui profil siswanya. Dengan adanya informasi itu para guru, tidak hanya mengenal perkembangan siswanya saja ketika di kelas. Tetapi juga kondisi psikologis anak di sekolah yang dipengaruhi oleh kondisi anak di rumahnya. Sehingga para guru akan lebih tepat untuk mendidik siswa sesuai kebutuhannya” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online di ruang kepala sekolah (21/7/20265)
Menurutnya dengan program yang baru dari kepala sekolah yang tahun ini ditugaskan memimpin SDN 178 Gegerkalong KPAD kota Bandung. Dengan dipimpin oleh kepala sekolah Hj. Lina Susiani, M.Pd, saat ini proses kegiatan pembelajaran lebih terarah, lingkungan sekolah lebih rapih bersih, kualitas guru terus diupgrade untuk mencapai target sekolah dan semakin meningkatnya kedisiplinan bagi para murid dan gurunya.
“Program untuk upgrade guru, seperti kegiatan karakter building dan workshop bersama pak Sandi pakar pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia untuk mengisi In House Training / IHT tentang pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasaan buatan, sebagai bekal para guru untuk mengajar para siswa berpikir komputasional”ucapnya
Hj. Lina Susiani, M.Pd, Kepala SDN 178 Gegerkalong KPAD Kota Bandung menyatakan sebelumnya pihak sekolah telah melaksanakan berbagai kegiatan MPLS agar semua siswa mengenal lingkungan barunya. Setelah itu targetnya pihak sekolah atau guru yang harus lebih mengenal para siswa serta wali muridnya.
Setelah itu, kami mengharapkan melalui pengetahuan lebih tentang kondisi wali murid atau komite sekolah yang didominasi masyarakat menengah atau ekonomi menengah atas. Kedepannya akan terbangun hubungan yang semakin sinergis untuk membangun sekolah. Karena terkadang banyak kebutuhan untuk meningkatkan sarana sekolah atau melaksanakan program unggulan sekolah, namun perlu dibantu dengan sumber dana lain.





