TEROPONG INDONESIA – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, hari ini jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kota Cimahi menyambangi kediaman Emak Entin, seorang warga lansia berusia 69 tahun yang tinggal bersama anaknya di RT 03 RW 02, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Jumat (11/7/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program “Cimahi Nyaah ka Indung”, sebuah inisiatif sosial yang mendukung penuh program Gubernur Jawa Barat bertajuk “Nyaah ka Indung”.
Melalui kegiatan ini, Emak Entin menerima bantuan berupa paket sembako dan uang tunai yang diserahkan langsung oleh Kadinsos Cimahi Ahmad Saefullah, Lurah Citeureup Rusli dan perwakilan ASN sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang terhadap para lansia.
“Emak Entin adalah bagian dari keluarga besar kami sebagai ‘Indung’ sebutan penuh makna bagi para lansia yang kami dampingi. Setiap bulannya, beliau akan menerima bantuan langsung yang dikumpulkan dari iuran para pegawai. Ini adalah bentuk nyata dari solidaritas dan empati kami,” kata Ahmad.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan doa bersama, harapan agar Emak Entin senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan kehidupan yang lebih baik. Selain bantuan material, perhatian terhadap layanan kesehatan juga menjadi prioritas.
“Kami minta pak lurah untuk memberikan perhatian khusus kepada Ibu Entin dan para lansia lain yang membutuhkan dukungan,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan, program ‘Cimahi Nyaah ka Indung’ diharapkan menjadi gerakan kolektif seluruh ASN di Kota Cimahi. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sebab, program ini juga merupakan cerminan pengabdian kepada masyarakat, khususnya para lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan uluran tangan.
“Seluruh ASN di Kota Cimahi harus ambil bagian dalam program ini. Ini adalah wujud kepekaan sosial kita, bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Melalui kegiatan seperti ini, pihaknya berharap semangat gotong royong dan nilai-nilai kemanusiaan terus tumbuh dan menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan.
“Sehingga menjadikan Cimahi sebagai kota yang ramah dan peduli terhadap para lansia,” ucapnya.
Entin mengatakan, sebagai penerima manfaat dirinya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada dirinya yang sangat membantu sekali.
“Abdi mah ukur jalmi nu teu aya nanaon, mugia rejekina sing langkung seueur. Sing salamet dunya akhirat (Saya hanya orang yang tidak punya apa-apa, mudah-mudahan rezekinya kian melimpah, selamat dunia akhirat,” katanya.
Tak cuma itu, Entin juga mendoakan anak-anaknya agar menjadi putra yang baik, jujur dan sehat. Dirinya berharap, anak-anaknya ke depan mendapat kehidupan yang lebih baik dan penuh kebahagiaan.
Jika hal ini merupakan cita-cita semuanya, semoga Allah mengabulkan dan membalasnya dengan keselamatan di dunia dan akhirat.
“Mugia anu masrahkeun bantuan ogé, dipaparin panjang yuswa, kasehatan, jeung berkah ku Gusti Nu Maha Kawasa. (Semoga yang memberikan bantuan juga diberikan usia panjang, kesehatan dan keberkahan oleh Allah yang Maha Kuasa,” katanya. (Gani Abdul Rahman)





