Ayep Zaki: UMKM Sukabumi Harus Naik Kelas dan Berani Masuk Pasar Ekspor

Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Walikota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri agenda _Roadshow Goes to Sukabumi_ dalam rangkaian Trade Expo Indonesia bersama Duta Besar RI untuk Mesir dan Kementerian Perdagangan. Dalam kesempatan itu, Ayep Zaki menegaskan pentingnya pameran dagang sebagai panggung utama bagi pelaku UMKM untuk naik kelas. Jum’at ( 22/05/2026)

“Ekspo ini penting buat UMKM. Kelas hiburan ya, hiburan UMKM ini harus ikut ekspo. Saya minta pelaku usaha di Kota Sukabumi dibagi nanti, ada yang unggulannya apa. Ini perlu ditarik ke atas supaya membawa nama baik,” ujar Ayep Zaki.

Ia menjelaskan, Pemkot Sukabumi akan mendorong sistem kenaikan kelas bagi UMKM. Kelas bawah didorong naik ke kelas menengah, dan kelas menengah naik ke kelas unggulan.

“Tadi juga ada Duta Besar untuk Mesir periode 2020-2025 yang ikut membahas bagaimana mengembangkan UMKM ini,” tambahnya.

Walikota juga membagikan kiat bagi pelaku usaha untuk mendapatkan dukungan dana. Salah satunya dengan aktif mendatangi perusahaan untuk mengakses program _Corporate Social Responsibility_ (CSR).

“Jangan menunggu, datang aja, tongkrongin aja. Karena ada hak kita di situ. Berdasarkan undang-undang, 5% itu ada hak kita, makanya kita datang. Tongkrongin aja, mau berapa kek dikasihnya yang penting datang,” katanya.

Ayep Zaki sendiri mengaku berpengalaman di bidang ekspor sejak 1997. Saat itu ia mengekspor komponen _fan guard_ atau pengaman genset merek Caterpillar dari Sukabumi. Kini jenis produk ekspornya berganti menjadi _conveyor_.

Ke depan, Pemkot Sukabumi berencana menggelar event besar untuk mempertemukan pengusaha domestik dengan pembeli dari luar negeri.

“Ekspo ini kan ada pembeli domestik maupun luar. Nanti di Sukabumi saya akan mengadakan satu event besar mempertemukan pengusaha-pengusaha dari luar negeri dengan pengusaha domestik di Kota Sukabumi. Kita tunggu momennya untuk kelanjutan dari pertemuan 14 duta besar waktu ada di Kota Sukabumi. Nanti kita akan bikin lagi di akhir tahun, kita lihat ya seperti apa,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota juga menyoroti potensi bambu sebagai produk unggulan Kota Sukabumi.

“Itu penting. Bambu ini saya akan dorong menjadi produk unggulan Kota Sukabumi. Walaupun saya belum pernah ke pabriknya karena belum diundang,” pungkasnya. (fal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *