TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – 2 (dua) siswa SMP Taman Siswa Kota Sukabumi, berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Jawa Barat di masing – masing kategori yang diikutinya yang digelar di Kota Tasikmalaya pada 6-8 September 2024.
Kedua siswa yang duduk di kelas VIII SMP Taman Siswa tersebut, Zilsa Waqif Azzahra, berhasil meraih predikat Juara III Bidang MTQ Putri dan Bilqis Shaffa Adzkira, Juara III Bidang MHQ Putri.
Kepala SMP Taman Siswa, Anggi Wahyudi, S.Pd mengaku bangga terhadap prestasi yang berhasil diraih siswanya tersebut
“Walaupun belum berhasil meraih Juara 1, tapi saya sangat mengapresiasi hasil yang dibawa anak – anak, karena mereka sudah berjuang dengan maksimal, dalam sebuah persaingan yang sangat ketat, dimana pesertanya bagus – bagus,” ucapnya, Selasa (10/09/2024).
Ia berharap prestasi yang ditorehkan Zilsa dan Bilqis ini menjadi sebuah daya tarik bagi para orangtua untuk menyekolahkan anak – anaknya ke Taman Siswa.
“Ini jadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik kepada para siswa, dan dengan prestasi ini bisa menjadi daya tarik bagi para orangtua mau menyekolahkan anaknya di Taman Siswa,” ujarnya.
Disebutkan bahwa, pada setiap gelaran Pentas PAI, ssiswa Taman Siswa selalu membawa pulang 2-3 piala, dan hal tersebut bisa dibuktikan dengan banyaknya deretan piala dari Pentas PAI yang terpajang
Perlu diketahui bahwa SMP Taman Siswa berhasil meraih Predikat Juara Umum Pentas PAI tingkat Kota Sukabumi dengan meraih Juara I MHQ Putri dan Juara I MTQ Putra – Putri, sehingga berhak mewakili Kota Sukabumi untuk mengikuti ajang yang sama di tingkat Jawa Barat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu hingga tim PAI Taman Siswa bisa meraih prestasi di tingkat Jawa Barat, terutama kepada para alumni yang sudah memberikan donasi untuk bekal peserta dan pembimbing selama mengikuti lomba di Tasikmalaya,” ucapnya.
Terkait label buruk yang terlanjur melekat di masyarakat bahwa Taman Siswa adalah sekolah yang suka tawuran dan hal negatif lainnya, ia membantah hal tersebut.
“Terkait framing buruk yang melekat dimasyarakat terhadap Taman Siswa sebagai sekolah yang siswanya gemar tawuran, saya bisa menjamin hal tersebut tidak benar, ini bisa dibuktikan dengan berbagai raihan prestasi dari para siswanya,” ucapnya lagi
Bahkan, lanjut dia, pihaknya sudah merancang sebuah kegiatan bernuansa Islami yakni Taman Siswa Qur’ani Club, Club.
“Saya bersama seluruh stakeholder Taman Siswa akan membuktikan bahwa framing buruk sekolah kami di masyarakat itu tidak benar,” tandasnya. (Rifal)





